Deli Serdang, 1kabar.com – Peristiwa yang diduga melibatkan aksi penembakan menggegerkan kawasan Jalan Industri, Kelurahan Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (3/6/2026) sore. Seorang warga bernama Tengku Dedek Susantri mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan medis setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat.
Atas kejadian tersebut, istri korban, Yeni Purnamawati, secara resmi melaporkan peristiwa yang menimpa suaminya ke Polresta Deli Serdang. Laporan tersebut telah diterima dan terdaftar dengan Nomor: LP/B/584/VI/2026/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara tertanggal 4 Juni 2026 pukul 00.30 WIB.
Menurut keterangan Yeni, insiden itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, ia baru mengetahui kejadian tersebut sekitar satu jam kemudian setelah menerima kabar dari rekan suaminya.
“Saya mendapat telepon dari teman suami yang memberitahukan bahwa suami saya terkena tembakan dan sedang dibawa ke Rumah Sakit Mitra Sehat. Mendengar kabar itu saya langsung panik dan bergegas ke rumah sakit,” ujar Yeni kepada wartawan.
Setibanya di Rumah Sakit Mitra Sehat, Yeni mendapati suaminya berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi lemah dan mengalami luka serius.
“Saat saya melihat suami saya, kondisinya sangat lemah. Saya tidak sanggup melihat keadaannya saat itu. Setelah mendapat penanganan awal, dokter kemudian merujuknya ke Rumah Sakit Grand Medistra untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak keluarga, korban mengalami luka pada bagian dada sebelah kiri dan perut. Dugaan sementara, terdapat benda yang menyerupai proyektil atau anak peluru yang masih bersarang di tubuh korban. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.
Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban bersama rekannya berada di kawasan tersebut. Situasi kemudian berubah ketika sekelompok orang datang dan melakukan penyerangan.
“Saat itu jumlah mereka cukup banyak, diperkirakan sekitar 40 orang. Kami melihat ada yang membawa senjata tajam dan beberapa orang lainnya membawa benda yang menyerupai senjata api laras panjang atau softgun. Kami kemudian ditembaki oleh kelompok tersebut,” ungkap Jodi Irwansyah, salah seorang saksi yang juga mengaku menjadi korban dalam peristiwa itu.
Dalam kondisi panik, korban bersama rekan-rekannya berusaha menyelamatkan diri dengan berlari meninggalkan lokasi. Namun nahas, Tengku Dedek Susantri diduga terkena tembakan saat berupaya menghindari serangan.
Jodi mengaku dirinya juga sempat terkena tembakan dalam insiden tersebut, namun tidak mengalami luka serius.
“Saya juga merasakan terkena tembakan, tetapi syukurnya tidak sampai menyebabkan luka berat,” katanya.
Setelah kejadian, korban dan saksi berlindung di sebuah warung yang berada tidak jauh dari lokasi. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian memberikan pertolongan dan membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Dalam laporan yang disampaikan kepada kepolisian, pelapor turut mencantumkan sejumlah nama yang menurut keterangan saksi berada di lokasi kejadian. Beberapa di antaranya berinisial HT, OF, IN, RD, MN, dan MA. Namun demikian, seluruh pihak yang disebut dalam laporan tersebut masih berstatus sebagai pihak yang disebut dalam keterangan saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh Polresta Deli Serdang. Aparat kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap, motif kejadian, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.
Rencananya, pelapor akan kembali dimintai keterangan oleh penyidik melalui proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada Jumat (5/6/2026).
Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan kepastian hukum bagi korban.
“Kami hanya ingin keadilan. Kami berharap kepolisian dapat bekerja secara profesional, mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab, dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Yeni.( tim)













