Ketua FPAN Datangin Kantor PLN Unit Medan Johor, Protes Pemadaman Listrik Bergilir!

Teks Foto : Ketua Forum Pemantau Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution, mendatangi Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Kecamatan Medan Johor sambil membuka baju sebagai bentuk protes karena seringnya pemadaman listrik terjadi di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (06/06/2026)/(Doks Foto/kabar.com)

MEDAN | 1kabar.com

Gerah, Ketua Forum Pemantau Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution, mendatangi Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Kecamatan Medan Johor sambil membuka baju sebagai bentuk protes karena seringnya pemadaman listrik terjadi di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (06/06/2026).

Dalam orasinya ia mengungkapkan kekesalannya terkait pelayanan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) sebagai perusahaan satu-satunya penyedia Listrik di Indonesia ini.

“Ini sangat merugikan masyarakat, warga sudah cukup menderita akibat dampak yang ditimbulkan. Mulai dari terganggunya aktifitas rumah tangga, peralatan listrik yang rusak karena bolak balik mati listrik sampe usaha-usaha kecil yang merugikan gara-gara listrik padam, dan apa lagi alasan kali ini,” kata Reza kesal, Sabtu (06/06/2026).

Reza menekankan, agar Perusahaan Listrik Negara (PLN) jangan lagi siksa masyarakat. Warga butuh kepastian, solusi nyata dan tanggung jawab dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) atas dampak yang dirasakan.

Ia juga mengingatkan, apabila persoalan serupa kembali terjadi dan tidak ada langkah nyata dari pihak PLN, maka FPAN bersama DPN akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran sebagai bentuk protes dan pembelaan terhadap masyarakat yang terdampak.

“Jika ini kembali terjadi, kami dari DPN akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Masyarakat tidak boleh terus menjadi korban tanpa adanya kepastian dan tanggung jawab yang jelas,” tutupnya.

Pemadam listrik ini diketahui sangat merugikan masyarakat, dibeberapa tempat diketahui ada yang dua kali pemadaman, dengan jarak hidup yang sangat pendek.

Sayangnya aksi unjuk rasa tersebut tidak mendapati tanggapan dari pihak PLN, meski ketua FPAN sudah berorasi tinggal 1/2 jam.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *