Berita Terkini

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kesehatan di Pustu desa silatong

243
×

Masyarakat Keluhkan Pelayanan Kesehatan di Pustu desa silatong

Sebarkan artikel ini

Aceh Singkil | 1Kabar.com

Seorang pasien bernama Nurlela yang sedang sakit keluhkan pelayanan kesehatan di postu desa silatong kecamatan Simpang kanan kabupaten Aceh

Keluhan pasien tersebut sempat menuai protes saat dirinya sedang sakit pendarahan untuk dibawa kerumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Subulussalam

“Saya sangat sesalkan pelayanan postu desa silatong, yang mempersulit saya untuk dibawa kerumah sakit umum daerah (RSUD Subulussalam untuk mendapatkan pertolongan” kata Nurlela saat ditemui di RSUD pada Rabu (21/12/22)

Baca juga Artikel ini  Cegah Narkoba dan Barang Selundupan Masuk Ke Kabupaten Langkat, Sat Polairud Polres Langkat Laksanakan Patroli

Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa pelayanan kesehatan postu tersebut, saat warga sedang sakit misalnya sakit gigi, dan sakit perut, demam anak anak, sirup untuk anak anak yang sedang demam, juga tetap membayar biaya kepada bidan desa silatong. Jelasnya

Baca juga Artikel ini  Video Viral di Media Sosial, Diduga Pegawai Curi Uang Miliaran Diduga di Rumah Dinas Bobby Nasution, Polisi Jelaskan

Iya juga mengatakan pelayanan ambulan dipungut biaya 250 ribu untuk supir ambulan dari desa silatong ke rumah sakit umum daerah (RSUD) katanya

Dalam pelayanan postu desa silatong selalu dipungut biaya, baik berobat maupun dalam segi adminstrasi

Harapan nya meminta agar kepada pihak dinas terkait mencopot bidan di desa silatong kerana biaya berobat sangat mahal bahkan sebagian masyarakat untuk berobat terpaksa ke desa ujung Limus kerna terlalu mahal bayarnya di bidan desa silatong. Ujarnya

Baca juga Artikel ini  Terkait Revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran Yang Terus Bergulir, Nampaknya Akan Semakin Kencang Mendulang Sorotan Publik

Sementara itu, dihubungi salah satu oknum postu desa silatong melalui WhatsApp terlihat centing dua hijau, dibaca tapi tidak dibalas, sehingga berita diterbitkan, belum ada tanggapan

Red Laporan: syahbudin Padang