Peristiwa

Desa Bireuen Meunasah Capa Terendam Banjir: Warga Desak Penanganan Serius

256
×

Desa Bireuen Meunasah Capa Terendam Banjir: Warga Desak Penanganan Serius

Sebarkan artikel ini

Bireuen, Aceh | 1kabar.com

Hujan yang mengguyur Kabupaten Bireuen sejak Sabtu malam, 9 Oktober 2024, menyebabkan sekitar 17 rumah di Jalan Teungku Madsyah, Dusun Capa Teungoh, dan Lorong Pribadi, Desa Bireuen Meunasah Capa terendam banjir. Genangan air ini kembali menyelimuti wilayah tersebut, meresahkan warga yang sudah bertahun-tahun mengalami masalah serupa setiap musim hujan.

Mirza, salah seorang warga yang tinggal di Jalan Teungku Madsyah, menyampaikan keluhannya kepada media Maliqnews.id. “Setiap kali hujan deras, kawasan ini selalu tergenang banjir. Penyebab utamanya adalah tidak adanya saluran pembuang atau drainase yang memadai. Masalah ini sudah bertahun-tahun kami alami, namun hingga kini belum ada perhatian dan solusi dari pihak berwenang,” ujarnya dengan nada penuh harap.

Baca juga Artikel ini  Meriahkan Hut RI ke 79 Anak-anak TK Idhata Ikuti Karnaval

Fenomena banjir di wilayah ini bukan merupakan hal baru bagi warga Dusun Capa Teungoh dan Lorong Pribadi. Fahri Alamsyah, seorang warga Dusun Capa Teungoh yang tinggal di Lorong Pribadi, juga meluapkan kekesalannya. “Warga di Lorong Pribadi semua mengeluh. Setiap musim hujan, selalu terjadi banjir. Ini bukan air luapan dari irigasi, tapi air hujan yang tidak tahu mengalir ke mana sehingga tergenang dan masuk ke rumah warga,” jelas Fahri. “Kami sangat membutuhkan solusi yang konkret. Kami tidak tahu harus mengadu kepada siapa lagi.”

Baca juga Artikel ini  Sempat Berusaha Melarikan Diri, Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Narkoba di Jalan Chaidir Kelurahan Nelayan Indah

Warga setempat menaruh harapan besar agar persoalan banjir ini segera mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait. Haji Ilham, warga lain yang juga tinggal di Jalan Teungku Madsyah, menegaskan pentingnya penanganan segera. “Kami berharap persoalan ini menjadi prioritas. Kami sudah lelah menghadapi banjir setiap musim hujan. Kami butuh solusi yang nyata untuk menangani masalah ini,” tuturnya.

Situasi ini menuntut tindakan cepat dan tepat dari pihak terkait. Keberadaan saluran pembuangan air yang efektif menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah banjir di kawasan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah nyata yang diambil untuk mengatasi masalah banjir yang telah menjadi momok bagi warga Desa Bireuen Meunasah Capa.

Baca juga Artikel ini  Sidang Gugat Lurah Jati Negara Binjai Utara Berlanjut, Darnel Berwalt Hadirkan Saksi di PTUN Medan

Adapun tindakan yang diambil oleh pemerintah dan pihak terkait akan menjadi penentu masa depan desa ini. Apakah warga Bireuen Meunasah Capa akan terus berjuang sendiri atau akhirnya mendapatkan perhatian dan solusi yang mereka butuhkan, waktu yang akan menjawab. Diharapkan, jeritan warga ini dapat menyentuh hati pihak berwenang untuk bertindak segera dan memberikan solusi yang konkret. (NI)