Badung |1Kabar.com
Kampanye hari pertama Pilkada serentak 2024 yaitu tanggal 25/9/2024 bertepatan dengan hari raya Galungan. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Artana menghimbau Paslon yang akan melakukan kampanye bertepatan hari raya Galungan bisa mengemas kampanye nya menjadi kegiatan budaya bukan menonjolkan kegiatan politik.
Himbauan tersebut dikatakan Yusa Artana saat acara Sosialisasi dan Media Gathering NGOPI (Ngobrolin Pilkada Serentak 2024) yang digelar di warung Mogan Vegetarian, kamis (19/9/2024).
Yusa Artana yang didampingi oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Agung Rio Swandisara, serta Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Badung, I Nyoman Dwi Suarna Artha, memaparkan tahapan pilkada 2024 kedepan. Dikatakanya pengundian no urut calon akan dilakukan didepan kantor KPU Badung tanpa pengerahan massa.
“Tanggal 22 akan dilakukan Pleno DPT untuk dasar kegiatan pemilu Tanggal 23 akan dilakukan pengundian nomor urut. Kemudian tanggal 25 mulai kempanye bertepatan dengan hari raya suci galungan. Kami mengimbau agar paslon tidak mengadakan kempanye jika nanti ada pertemuan biar dikemas kampanyenya menjadi kegiatan budaya bukan menonjolkan kegiatan politik,”harap Yusa Artana.
Selanjutnya, Yusa Artana juga menyinggung masalah dana kempanye. KPU Badung tidak segan- segan memberikan sanksi tegas berupa pembatalan keikutsertaan Paslon jika dalam pilkada ada penyeleweng dana.
Disisi lain Agung Rio Swandisara menambahkan bahwa selama kempanye nanti KPU badung menerapkan zonasi,untuk pembagian wilayah badung utara dan selatan hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya gesekan antar pendukung yang bisa menumbulkan situasi tidak kondusif.
Hadir pula dalam acara NGOPI yakni Kesbangpol Kabupaten Badung,Kominfo Badung serta Komisioner KPU Badung.dan awak media (van)





