Deli Serdang | 1kabar.com
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menggelar agenda diskusi bertajuk, “Pemuda Berbicara dan Pemerintah Mendengar” di Aula Cendana Lantai I Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (28/08/2026).
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan yang berhalangan hadir karena agenda kerja, menyampaikan pesannya melalui Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS.
Ia menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, tidak hanya pemerintah. “Pembangunan di Kabupaten Deli Serdang tidak mungkin hanya dikerjakan oleh pemerintah. Pembangunan membutuhkan kolaborasi,” kata Lom Lom Suwondo tersebut saat membuka Musyawarah Pemuda untuk Pembangunan Kabupaten Deli Serdang di Aula Cendana Lantai I Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (28/08/2026).
Lom-Lom juga mendorong agar forum tersebut menghasilkan gagasan yang konkret, realistis, dan dapat ditindaklanjuti hingga penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2027–2029.
Menurutnya, para pemuda diberi ruang menyampaikan ide terkait pendidikan, lapangan kerja, kewirausahaan, olahraga, kreativitas, ekonomi digital, lingkungan, dan sosial kemasyarakatan.
Disamping itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Deli Serdang, Lisbon Situmorang yang turut hadir sebagai narasumber, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang. Dia menilai, ini membuka ruang dialog bersama pemuda.
“Sebagai jurnalis berharap pemuda juga lebih kreatif, kami pemuda sebagai generasi perubahan, menjadi agen perubahan untuk kami orbitkan ke media kami masing-masing,” ujar Lisbon Situmorang, Jumat (28/08/2026).
Momentum ini menurutnya, sangat mendorong lahirnya gagasan dan aksi nyata generasi muda sebagai agen perubahan di Kabupaten Deli Serdang, dan tokoh untuk diorbitkan di media-media publikasi.
Sementara itu, narasumber Kristian Redison Simarmata menilai forum ini penting untuk mengurangi pola pembangunan yang sepenuhnya bersifat top down.
“Ketika pemuda berbicara, pemerintah mendengar. Sedikit banyak mengikis progres top down,” kata Kristian dari Suluh Muda Indonesia, Jumat (28/08/2026).
Selain tindak lanjuti aspirasi, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, mengatakan pelaksanaan kegiatan juga mengacu pada Undang-Undang Nomor : 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor : 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, serta Peraturan Daerah Nomor : 7 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025-2029.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kesbangpol, Bappeda, serta Perangkat Daerah terkait lainnya.
Seluruh masukan peserta selanjutnya dihimpun Tim dari Bappeda, Kesbangpol, dan Perangkat Daerah terkait untuk menjadi bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan.
“Apa saja ide dan usulan yang dapat dimasukkan dalam dokumen perencanaan pembangunan akan kita tampung,” pungkasnya, Jumat (28/08/2026).
Menurutnya, aspirasi pemuda dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan, potensi, serta berbagai persoalan yang perlu diperkuat di tingkat desa. Turut dihadiri kegiatan tersebut para Asisten, Staf Ahli, unsur Forkopimda Kabupaten Deli Serdang, Kepala OPD, Kabag, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Wartawan, Ormas, OKP, dan Pejabat lainya.
Turut dihadiri juga kegiatan tersebut sebagai narasumber dialog diskusi publik Sekretaris Program Studi Ilmu Politik FISIP USU, Dr. Fernanda Putra Adela, perwakilan Perhimpunan Suluh Muda Indonesia, Kristian Redison Simarmata, serta Ketua PWI Kabupaten Deli Serdang, Lisbon Situmorang.(1kbr/ds/inn0101/ac/zul)













