Caption Aisyah Maulidina Nasution, S.Akun Saat Yudisium IPK dengan Pujian | Photo Istimewa 1Kabar.Com.
Bukittinggi | 1kabar.com
Aisyah Maulidina Nasution, mahasiswi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Sarjana Akuntansi pada hari kedua wisuda angkatan X. Ia lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.55 yudisium pujian. Sebuah pencapaian yang sangat membanggakan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah adalah kunci untuk meraih impian.
Mahasiswi cantik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam tanah kelahiran Desa Hajoran, Dusun Hajoran Suka Dame , Kecamatan Sei Kanan Kabupaten Labuhan Batu Selatan Provinsi Sumatera Utara dengan nomor induk 3421006, menyelesaikan studinya tepat waktu. Perjalanan akademiknya tak lepas dari dukungan penuh, terutama dari Dosen Pembimbingnya, Gusrianti, S. Pd., M. S. Ak., yang selalu memberikan semangat dan bimbingan selama masa perkuliahan.
Sebelum meraih gelar sarjana, Aisyah telah menjalani magang di Instansi Pemerintah Kota Langsa pada Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah September 2024. Selama magang, ia memperoleh predikat nilai “Baik” katagori penilaian kampus. Pengalaman tersebut, ditambah dengan karakter disiplin yang dimilikinya, semakin mengasah kemampuannya dan menjadi bekal berharga untuk terjun ke masyarakat. Dukungan penuh dari keluarga menjadi pendorong utama. Aisyah yang akrab disapa “Isa” dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah dan mudah bergaul.
“Saya sangat bersyukur atas segala nikmat yang Allah SWT berikan. Hasil kesabaran ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik mereka yang selalu mendukung saya, terutama keluarga saya,” kepada 1kabar.com Via WhatsApp. Di mata teman-teman dan kerabatnya, Aisyah dikenal sebagai sosok yang ramah, periang, dan tidak sombong. Ia juga memiliki jiwa sosial yang tinggi, menjadikannya inspirasi bagi mahasiswi.
Putri sulung pasangan Bapak Jamaluddin Nasution dan Ibu Salmiah Daulay, membagikan kisah perjuangannya sejak awal diterima di UIN Bukittinggi melalui jalur undangan. Bagi Aisyah, pendidikan adalah perjalanan yang tak pernah berakhir. Ia terus berupaya berusaha, berdoa, selalu mendengarkan nasihat dari kedua orang tuanya. Terutama pesan Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani untuk selalu rendah hati dan jangan merasa puas dalam belajar serta harus mampu menjadi generasi yang kompetitif dan beretika, siap menjawab segala tantangan di masa depan.
Kisah Aisyah Maulidina Nasution menjadi teladan berharga, khususnya bagi keluarganya. Ia membuktikan bahwa dengan semangat tinggi serta dukungan dari orang tua dan kerabat, setiap orang dapat meraih cita-citanya.
“Selamat atas pengukuhan menjadi Sarjana, Aisyah!” ucap kerabatnya.
Reporter / Ridwan, S.Pd.I., CJB.





