MEDAN | 1kabar.com
Politisi Senior Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Budiman Nadapdap mengapresiasi surat terbuka yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia (PAC PDI) Perjuangan Kecamatan Medan Amplas, Emil Endamora Pane. Ia menilai Emil Endamora Pane telah menyuarakan aspirasi arus bawah dan murni merupakan suara hati nurani bukan pemaksaan atau oleh adanya iming-iming. dalam proses pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (DPC PDI) Perjuangan Kota Medan, Sabtu (20/09/2025).
“Saya sudah melihat video surat terbuka yang sudah viral itu. Bahasanya santun dan merupakan curatan hati Anak kepada Ibunya. Kita bisa menangkap kesan kuat adanya kecintaan terhadap Partai yang mendorong Emil Endamora Pane menyampaikan surat terbuka kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (DPP PDI) Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri. Tujuannya jelas agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengetahui aspirasi akar rumput dan menetapkan Kader terbaiknya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (DPC PDI) Perjuangan Kota Medan Periode 5 Tahun ke depan,” tegas Budiman Nadapdap ketika ditanya wartawan, Sabtu (20/09/2025) malam.
Budiman Nadapdap juga menganggap sah-sah saja jika dalam setiap Kontestasi Pemilihan Ketua Partai, terjadi perbedaan pilihan karena itu adalah ciri Demokrasi. Wajar pula dimaklumi jika ada yang menyampaikan surat terbuka sebagai upaya menggugah perhatian Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Dengan demikian, ia menegaskan tidak ada yang perlu dirisaukan apalagi sampai dipolemikkan tentang penyampaian surat terbuka tersebut. Sebab, poin dari aspirasi Kader dimaksud sudah dapat diketahui dan diyakini telah pula sampai ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Ibu Megawati.
“Tentu sangatlah tidak bijak jika ada pihak yang ‘kepanasan’ apalagi sampai melakukan intimidasi bahkan teror. Itu jelas tindakan kontraproduktif dan tidak sejalan dengan prinsip Demokrasi di PDIP,” papar Budiman.
Ditanya soal informasi beredar tentang adanya surat pernyataan dari dua orang Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Medan diatas materai menyatakan tidak memberikan persetujuan atas surat terbuka itu, Budiman mengaku belum mengetahui persis. Namun jika benar ada dirinya justru heran kenapa harus ada surat diatas materai terkait surat terbuka.
Surat terbuka dari seorang Kader adalah penyampaian suara hati atau aspirasinya. Tentu dia tidak memerlukan persetujuan dari orang-orang yang ia sebut pantas atau layak menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (DPC PDI) Perjuangan Kota Medan.
“Kalau benar ada surat diatas materai dari anggota dewan ekses dari surat terbuka, itu justru menjadi tanda tanya besar. Ada apa atau ada siapa di balik keluarnya surat pernyataan itu,” tanya Budiman.
Sebelumnya, Sekretaris Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia (PAC PDI) Perjuangan Kecamatan Medan Amplas, Emil Endamora Pane menyampaikan surat terbuka ditujukan kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (DPP PDI) Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri. Emil Endamora Pane menyebut ia sebagai Anak ingin menyampaikan suara hatinya kepada Ibu terkait pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (DPC PDI) Perjuangan Kota Medan.
Emil Endamora Pane dalam surat terbuka menyampaikan bahwa Kader akar rumput menginginkan adanya regenerasi dan Hasyim sebagai Ketua lama yang sudah dua periode menjabat diharapkan naik kelas menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia (DPD PDI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).(NN0101)





