Berita

​DT Peduli dan Pemkab Bireuen Bangun 45 Hunian Tetap bagi korban Banjir di Desa Alue Kuta dan Kuala Ceurape

87
×

​DT Peduli dan Pemkab Bireuen Bangun 45 Hunian Tetap bagi korban Banjir di Desa Alue Kuta dan Kuala Ceurape

Sebarkan artikel ini

BIREUEN | 1kabar.com  (19 Februari 2026) – Sebuah langkah nyata pemulihan pascabencana dimulai di Kabupaten Bireuen. Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Daarut Tauhid (DT) Peduli, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, serta masyarakat Desa Alue Kuta dan Desa Kuala Ceurape secara resmi menyatakan komitmen bersama dalam Program Pembangunan Kawasan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga penyintas banjir bandang di Desa Alue Kuta dan Kuala Ceurape Kecamatan Jangka.

Penandatanganan Komitmen bersama ini dilaksanakan di Pendopo Bupati Bireuen oleh Bupati Bireuen, Ketua Yayasan DT Peduli, Ir. M. Bascharul Ashana, M.BA dan Perwakilan Masyarakat, Dedi Hermanto.

Baca juga Artikel ini  Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026 Masehi, Rico Waas Didampingi Ny. Airin Rico Waas Kunjungi Rumah Tokoh Thionghoa Sumut

​Poin Utama Kesepakatan Pembangunan kawasan huntap ini mengusung konsep gotong royong dengan pembagian peran sebagai berikut:

DT Peduli akan Membangun 45 unit Huntap tipe 36 kepada Penerima yang telah diverifikasi dan disahkan oleh Pemkab. Bireuen. Setiap unit huntap akan dilengkapi dengan instalasi listrik, kamar mandi, dan sistem sanitasi internal yang layak. Pembangunan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dibangun 25 unit Huntap dan
​Tahap 2 dibangun 20 unit Huntap.

Pemkab. Bireuen bertanggung jawab terhadap infrastruktur pendukung, meliputi proses land clearing (pematangan lahan), pembangunan jalan lingkungan dan akses, sistem drainase, penyediaan jaringan listrik rumah, Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah bagi warga.

Baca juga Artikel ini  1 Tahun Rico Waas-Zakiyuddin Harahap : "Ekonomi Kota Medan Menggeliat, Investasi Tembus 200 Persen dari Target"

​Warga Desa Alue Kuta dan Kuala Ceurape menyediakan lahan seluas 6.567 m² dan proses pembangunan akan dikerjakan langsung oleh para penerima manfaat melalui sistem swadaya dan partisipasi aktif.

​Bupati Bireuen menyampaikan apresiasi dan ucapapan terima kasih kepada DT Peduli dan semangat gotong royong warga. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah kunci agar masyarakat penyintas banjir dapat segera kembali memiliki kehidupan yang stabil.

Baca juga Artikel ini  Rico Waas Ikuti Entry Meeting Serentak Pemeriksaan Interim LKPD se-Sumut 2025

​”Kami berharap pembangunan Huntap bantuan DT Peduli ini dapat segera dilaksanakan tanpa hambatan. Pemerintah daerah berkomitmen penuh memastikan infrastruktur pendukung siap tepat waktu agar kawasan ini menjadi hunian yang sehat, aman, dan legal bagi masyarakat,” ujar Bupati Bireuen.

​Melalui program ini, diharapkan beban psikologis dan ekonomi warga yang terdampak banjir bandang dapat segera pulih, seiring dengan hadirnya hunian yang lebih layak dan tangguh terhadap potensi bencana di masa depan.