BeritaInternasionalPariwisata

Film Animasi Flow resmi membuka Balinale 2025 ke-18

167
×

Film Animasi Flow resmi membuka Balinale 2025 ke-18

Sebarkan artikel ini

Bali | 1kabar.com

Film animasi pemenang Academy® Award 2025, FLOW, yang disutradarai oleh Gints Zilbalodis (Latvia) membuka gelaran Balinale ke-18 pada minggu (1/6/2025) di Sanur Bali.

Sementara untuk malam penutupan akan menampilkan dua film IMAX yang syuting di Indonesia yaitu UNDER THE SEA oleh Howard Hall (AS, Kanada) dan BORN TO BE WILD oleh David Lickley (AS).

Dari 1–7 Juni, festival ini menyajikan perjalanan sinematik yang menjembatani budaya, menampilkan kisah-kisah lokal dan internasional, serta memperkuat posisi Bali sebagai pusat budaya dan kreativitas.

Tahun ini mencerminkan dampak yang semakin besar dari Balinale sebagai media untuk menemukan suara-suara unik, mendukung sinema independen, dan membangun kemitraan strategis yang meningkatkan kehadiran Indonesia di panggung global.

Baca juga Artikel ini  32 DPD di Tingkat II Partai Golkar se-Sumut Dukung Ijeck Lanjut Pimpin Partai Golkar, Kabupaten Labuhanbatu Utara Satu-Satunya yang Mundur

Deborah Gabinetti, Pendiri dan Direktur Festival Balinale, menyambut penonton dengan menegaskan kembali misi festival yaitu
Balinale selalu percaya pada kekuatan narasi untuk menghubungkan, menantang, dan menginspirasi.

“Di Sanur, kami tidak hanya menemukan tempat, tetapi juga rumah yang bernapas dengan budaya dan kreativitas. Di sinilah masa depan sinema Indonesia bertemu dengan peluang global.”ujar Deborah pada press conference yang menghadirkan, Agustini Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Media di Kementerian Ekonomi Kreatif, Azka Robby Ertanto, Penulis Film, Director dan Produser , dan Mattieu Rata, Visual Storyteller yang di moderatori oleh Yoke Darmawan.

Baca juga Artikel ini  Teror Hukum di Balik Pungli Sekolah SD Negeri 101928 Rantau Panjang : Tiga Oknum Wartawan Dijebak dan Ditangkap Tanpa Surat Tugas

Sementara, Agustini Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Media di Kementerian Ekonomi Kreatif, yang turut hadir menekankan peran industri film dalam mendorong inovasi, kebanggaan nasional, dan kolaborasi lintas batas.

“Ekonomi kreatif berkembang ketika kita mengangkat cerita-cerita kita dengan inovasi, keaslian, dan relevansi global. Film memiliki kekuatan besar, tidak hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk mencerminkan identitas kita, berbagi nilai-nilai kita, dan memperluas pengaruh budaya kita secara internasional.
Balinale menjembatani kreator dengan dunia sambil membuka peluang ekonomi nyata bagi talenta lokal. Kami bangga mendukung media seperti ini yang memberdayakan kelas kreatif Indonesia dan merangsang pengembangan regional.”katanya.

“Visi kami jelas, pada tahun 2030, Indonesia bercita-cita menjadi salah satu dari tiga ekonomi kreatif teratas di dunia. Untuk mencapainya, kita harus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan komunitas. Festival seperti Balinale adalah mitra esensial dalam perjalanan tersebut.”imbuh Agustini Rahayu.

Baca juga Artikel ini  Dinas Koperasi dan UKM Deli Serdang Gencarkan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 3 Kecamatan, Dukung Inpres Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Sebagai Oscar® Qualifying Festival pertama dan satu-satunya di Indonesia, Balinale merayakan hampir dua dekade membawa sinema berkualitas tinggi ke Indonesia. Edisi 2025 menampilkan lebih dari 70 film dari 32 negara, termasuk 8 pemutaran perdana dunia, 25 pemutaran perdana Asia, dan 16 pemutaran perdana internasional, serta 23 film Indonesia.

Untuk daftar lengkap film dan jadwal pemutaran, kunjungi: www.balinale.com/festival. (Van)