BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalOpiniPemerintahPeristiwa

Jejak Kepemimpinan: IPM Naik, 4 Kali WTP hingga Apresiasi KPK

294
×

Jejak Kepemimpinan: IPM Naik, 4 Kali WTP hingga Apresiasi KPK

Sebarkan artikel ini

Subulussalam –1kabar.com Nama Haji Affan Alfian Bintang, SE kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Wali Kota Subulussalam periode 2019–2024 itu dinilai berhasil meninggalkan jejak pembangunan yang terukur dan berdampak nyata, mulai dari peningkatan kualitas hidup warga hingga penguatan tata kelola keuangan daerah yang mendapat pengakuan nasional.

Sejumlah capaian strategis selama masa kepemimpinannya menjadi indikator kuat terjadinya perubahan di Kota Subulussalam.

IPM Meningkat Signifikan Data menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Subulussalam mengalami kenaikan dalam dua tahun terakhir masa jabatannya. Pada 2021, IPM tercatat di angka 67,75 dan meningkat menjadi 69,66 pada 2023.

Kenaikan ini mencerminkan perbaikan pada tiga sektor utama: pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak. Penguatan program pendidikan, peningkatan akses layanan kesehatan, serta optimalisasi perlindungan sosial dinilai berkontribusi terhadap tren positif tersebut.

Baca juga Artikel ini  Layanan Adminduk Melonjak 28,9 Persen, Disdukcapil Kota Medan Terapkan Strategi Jemput Bola

Sejumlah tokoh masyarakat bahkan menyebut periode tersebut sebagai fase percepatan pembangunan sumber daya manusia di kota paling barat Aceh itu.

Empat Kali Raih Opini WTP Tak hanya pada sektor sosial, tata kelola keuangan daerah juga menjadi sorotan. Pemerintah Kota Subulussalam di bawah kepemimpinan Haji Affan Alfian Bintang, SE berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak empat kali, yakni tahun 2019, 2020, 2021, dan 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah daerah. Raihan ini menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan serta dinilai bebas dari salah saji material.

Capaian tersebut semakin memperkuat citra Subulussalam sebagai daerah yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran.

Apresiasi Pencegahan Korupsi dari KPK
Pada aspek pencegahan korupsi, Subulussalam juga mencatatkan capaian membanggakan. Pemerintah kota memperoleh penghargaan atas peningkatan skor indeks pencegahan korupsi terbaik se-Provinsi Aceh dari Komisi Pemberantasan Korupsi

Baca juga Artikel ini  Listrik Padam Jelang Tarawih, “Penyakit Lama” PLN di Langsa Kambuh Saat Ramadhan

Peningkatan skor tersebut dinilai sebagai hasil dari penguatan sistem pengawasan internal, digitalisasi pelayanan publik, serta komitmen terhadap transparansi anggaran.

Penghargaan ini menegaskan bahwa upaya perbaikan tata kelola tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga menyentuh aspek integritas pemerintahan.

Penyerapan APBD dan TKD Optimal
Dalam pengelolaan anggaran, Pemko Subulussalam pada masanya juga mencatat tingkat penyerapan APBD yang tinggi serta penyaluran dana Transfer ke Daerah (TKD) yang optimal dari pemerintah pusat.

Tingginya serapan anggaran tersebut dinilai berdampak langsung pada percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Raih UHC Award 2023 Di bidang kesehatan, Subulussalam menerima UHC Award 2023 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia atas capaian Universal Health Coverage (UHC).

Baca juga Artikel ini  BRI KC Pondok Gede Jalin Kerja dengan PT Jasamarga Related Business

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan memperluas cakupan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat, sehingga mayoritas warga memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang terjamin.

Kepemimpinan Tegas dan Humanis
Selama menjabat, Haji Affan Alfian Bintang, SE dikenal sebagai pemimpin yang tegas dalam pengambilan kebijakan namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Ia membawa visi menjadikan Subulussalam sebagai kota Islami yang maju, transparan, dan berdaya saing.

Sejumlah pengamat lokal menilai fondasi pembangunan yang diletakkan pada periode 2019–2024 menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan di masa mendatang.

Dengan sederet capaian tersebut, nama Haji Affan Alfian Bintang, SE dinilai telah meninggalkan catatan tersendiri dalam sejarah pembangunan Kota Subulussalam.