Berita TerkiniDaerahNasionalPemerintah

Lima Tahun Bintang Salmaza Memimpin Kota Subulussalam Saat Memimpin Dihadapkan Masalah Covid-19 Yang Melanda Dunia Internasional,

183
×

Lima Tahun Bintang Salmaza Memimpin Kota Subulussalam Saat Memimpin Dihadapkan Masalah Covid-19 Yang Melanda Dunia Internasional,

Sebarkan artikel ini

Subulussalam – 1Kabar.com.Hari ini 14 Mei 2024 genap lima tahun pemerintahan H. Affan Alfian Bintang, S.E bersama Drs. Salmaza, M.A.P sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam periode 2019-2024 sejak dilantik Pj. Gubernur Ace, Ir. Nova Iriansyah pada 14 Mei 2019 lalu.

Pemerintahan Bintang Salmaza mengawali tugas di pertengahan tahun berjalan, sehingga hanya melaksanakan program-program dan kegiatan yang telah disusun oleh pemerintahan sebelumnya. Bintang-Salmaza baru akan melaksanakan visi misi mereka di tahun 2020.

Alih-alih rencana mengeksekusi berbagai program dan kegiatan yang telah disusun dalam APBK 2020, pasangan yang mengusung “sahabat semua suku” ini dihadapkan masalah Covid-19 yang melanda dunia internasional, hingga Indonesia, Aceh dan Kota Subulussalam khususnya.

Kasus Corona di Indonesia pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Mensesneg Pratikno dan Seskab Pramono Anung.

Dampak dari virus corona, anggaran daerah dipangkas oleh pemerintah pusat, termasuk anggaran Pemko Subulussalam. Hal dilakukan untuk menanganan dan pencegahan Covid-19. Akibatnya, banyak kegiatan pembangunan infrakstruktur tidak bisa dilaksanakan.

Hal yang sama juga dihadapi Pemko Subulussalam di tahun berikutnya, 2021 Virus Corona masih melanda tanah air, pemerintah wajib mengalokasikan dana penanganan dan pencegahan Covid-19. Sehingga program pembangunan tak berjalan maksimal sesuai visi misi Bintang Salmaza.

Memasuki tahun ketiga Pemerintah Bintang-Salmaza baru bisa sepenuhnya menjalankan visi misi mereka yang dimuat dalam program pembangunan dan kegiatan pada APBK 2022. Pembangunan infranstruktur jalan, jembatan, gedung sekolah, masjid, musala, sarana dan prasarana lainnya dilakukan hingga 2024.

Lima tahun memimpin Kota Subulussalam, Pemerintahan Bintang – Salmaza empat meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion berturut-turut mulai 2019, 2020, 2021 dan 2023.

Selain itu, Pemko Subulussalam juga meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) award 2023 diserahkan Mendagri Tito Karnavian kepada Wali Kota H. Affan Alfian Bintang di Jakarat, 14 Maret 2023.

Prestasi lainnya yakni menerima Penghargaan Monitoring Centre For Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kategori pemerintah kota dengan peningkatan skor indeks pencegahan korupsi MPC terbaik tahun 2023.

Di tahun yang sama Pemko Subulussalam juga meraih penghargaan terbaik peringkat pertama untuk Kategori Pemerintah Daerah dengan Kinerja Penyerapan Anggaran Tertinggi tahun 2023.

Penghargaan dari Kementerian Keuangan itu diserahkan Kantor Wilayah (Ka kanwil) Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh itu diterima Wali Kota Subulussalam H Affan Alfian Bintang, S.E di Banda Aceh, Selasa, 5 Desember 2023.

Pada tahun 2023 Pemko Subulussalam banyak meraih prestasi, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani menyerahkan langsung Dana Insentif Fiskal Kinerja (DIFK) sebesar Rp12.045.062.000 kepada Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E. di Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023. Pemberian insentif ini atas keberhasilan Pemko Subulussalam menekan laju inflasi di daerah.

Sehari menjelang akhir masa tugas, dalam Kunker di Kecamatan Simpang Kiri dan apel gabungan di Lapangan Sada Kata, Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Subulussalam, yang telah memberikan doa dan dukungan sehingga Bintang – Salmaza dapat menjalankan amanah rakyat pada periode pertama memimpin Kota Subulussalam.

Bintang juga menyampaikan permohonan maaf bila dalam perjalanan lima tahun menahkodai Pemko Subulussalam terdapat salah dan khilaf, kiranya dibukakan pintu maaf.

Setelah selesai menjabat, Bintang kembali menjadi masyarakat biasa, dan Ketua DPC Partai Hanura Kota Subulussalam. Bintang mengaku tetap ingin mengabdi dan terus berkontribusi bagi Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini.

Bintang berhasil menempatkan enam kader terbaik Hanura menjadi anggota DPRK terpilih periode 2024-2029, dan kader Hanura akan kembali menjadi Ketua DPRK Subulussalam setelah dilantik pada Agustus mendatang.

Atas perolehan kursi Hanura itu, Bintang telah menyatakan kembali maju pada Pilkada Subulussalam yang dilaksanakan secara serentak pada November.

Demikian juga Salmaza, maju sebagai calon wali kota dari jalur perseorangan (Independen) bersama calon wakil wali kota Bahagia Maha telah menyerahkan bukti dukungan kepada KIP berupa 3.365 lembar KTP yang tersebar di lima kecamatan di Kota Subulussalam.

Redaksi: Syahbudin Padank

Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan DMTV Malang