Berita

Maha Semaya Warga Pande Gelar Agung Pasikian Sekaligus Peringati HUT Ki Barak Sesana

157
×

Maha Semaya Warga Pande Gelar Agung Pasikian Sekaligus Peringati HUT Ki Barak Sesana

Sebarkan artikel ini

Denpasar | 1Kabar.Com

Maha Semaya Warga Pande (MSWP) Provinsi Bali menggelar Agung Pasikian MSWP Bali yang dilaksanakan pada minggu (13/7/2025) bertempat di Liga Bali jalan Bypass Ngurah Rai Sanur, Bali. Acara ini juga bertepatan dengan hari UlangTahun Ki Barak Sesana (KBS) Provinsi Bali. Untuk itu disela sela acara, tak lupa dilakukan pemotongan Tumpeng oleh pengurus dan anggota KBS Bali.

Acara yang mengambil tema “Menguatkan Jati Diri Warga Pande Se-Nusantara Berlandaskan Bhisama Leluhur”, dihadiri Gubenur Bali, Wayan Koster, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ide Penglingsir Agung Putra Sukahet, serta 2000 warga Pande yang terdiri dari unsur Sri Empu, Pemangku dan anggotanya di seluruh kabupaten/kota se-Bali, dan warga Pande dari luar Bali diantaranya, Sumatra Selatan, Lampung, Sulawesi Tenggara, Sulaweai Selatan, Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Baca juga Artikel ini  Hari Pertama Sekolah: Jeffry Sentana S Putra, SE Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua untuk Psikologi dan Minat Belajar Anak

Ketua umum MSWP provinsi Bali, Komang Wahyu Suteja Neka, dalam pembacaan ikhtiar nya menyampaikan, Acara Agung Pasikian ini adalah acara lanjutan dari rapat kerja sebelumnya yang diikuti oleh seluruh komponen Semeton Pande dan melahirkan beberapa program yang akan dilaksanakan mulai tahun 2025 hingga 2027 termasuk juga persiapan Pesamuan Agung Warga Pande.

Beberapa hasil Rapat kerja tesebut pada intinya menekankan kepada semeton Pande untuk selalu Guyub di pesemetonan Pande, selalu taat menjalankan ajaran-ajaran agama, dan selalu aktif dalam kehidupan di masyarakat secara luas.

“Kalau kita lihat secara langsung apa yg kita laksanakan hari ini adalah penghornatan terhadap leluhur, itu sudah membuktikan bahwa pesemetonan Pande ini memang berada di jalur yang sudah digariskan oleh pemerintah dan di gariskan oleh ajaran agama hindu yang kita taati dan yang kita percayai, sehingga harus kita laksanakan dalam kehidupan beragama di Bali, “ucap Suteja Neka.

Baca juga Artikel ini  Langsa Juara Tak Sekadar Janji: 17.517 Seragam Gratis untuk Pelajar, Harapan Baru dari Sekeping Kain

Sementara, Ide penglingsir Agung Putra Sukahet, pada kesempatan tersebut mengapresiasi kekompakan Maha Semaya Warga Pande mengajegang Adat Budaya Bali.

“Kekompakan Maha Semaya Warga Pande ini luar biasa, ini modal dasar kita ngajegang Hindu dresta Bali, adat budaya Bali. dari sini kita akan menuju ke perekonomian yang semakin matang.,” Kata Ketua MDA Bali tersebut.

Ide penglingsir Agung Putra Sukahet berharap, semeton pande bisa menjadi yang terdepan di dalam mengajegkan Bali dengan jumlahnya dan nilai sejarahnya yang sejak dulu telah mengajegkan Bali.

Hal senada juga disampaikan Gubenur Koster yang berharap warga Pande Bali mendukung pembangunan Bali sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Baca juga Artikel ini  Di Nobatkan Desa Terbersih DTW Penglipuran Masuk KEN 2025

“Kita menghadapi tantangan besar, kompleks dan fundamental berkaitan dengan alam, manusia dan kebudayaan Bali. Untuk itu, sangat penting masyarakat bisa bersatu menjaga Bali khususnya dalam hal pelestarian tradisi dan budaya Bali. diperlukan sinergitas dari seluruh komponen masyarakat termasuk warga Pande Bali untuk mendukung pembangunan Bali, “ujar Gubenur Koster.

Koster minta masyarakat Bali harus kompak dan guyub dalam menjaga adat, seni dan tradisi. Provinsi Bali hanya memiliki kebudayaan saja, jika itu rusak menurutnya bukan hanya pariwisata Bali yang akan hancur namun masa depan Bali seutuhnya. (Van)