BeritaDaerahPeristiwa

Maulid Di Dusun Geudong Teungoh Diwarnai Santunan Anak Yatim

291
×

Maulid Di Dusun Geudong Teungoh Diwarnai Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

Bireuen | 1Kabar.com

Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Dusun Geudong Teungoh, Minggu 23 November 2025 diwarnai dengan menyantuni 25 anak yatim di Meunasah Dusun tersebut.

Prosesi acara Maulid walaupun dalam suasana hujan para warga tetap semangat dan antusias dalam melaksanakan Maulidur Rasul Nabi yang penuh khidmat dan sukses dan warga di sekitar dusun dan gampung berdekatan hadir menikmati khanduri Maulid.

Baca juga Artikel ini  Sat Lantas Polrestabes Medan Klarifikasi Terkait Video yang Viral di Media Sosial Permintaan Pengembalian Berkas oleh Seorang Permohonan Layanan Perpanjangan SIM : "Itu Tidak Benar, dan Semua Sudah Sesuai Peraturan."

Ketua panitia pelaksana Novrizal Zainal S,E menyampaikan Rasa bahagianya sebab walaupun suasana hujan semua masyarakat Dusun Geudong Teungoh ikut antusias dalam menyediakan kenduri.

Di setiap rumah di antar langsung ke Meunasah dan diserah kan ke panitia.

Dan untuk pencacatan nya semua pemuda ikut bagian dalam acara maulidur dan bekerja sama yang baik team yang telah di tunjuk panitia.

Baca juga Artikel ini  Pelantikan Massal DPD, Srikandi, dan Pimpinan Ranting Paguyuban Keluarga Besar Jawa Keturunan Nusantara Bersatu se-Sumatera Utara Massa Bakti 2024-2027 : "Konsolidasi Pengurus Baru dan Komitmen Jaga Persatuan NKRI."

” Saya merasa terharu dan mengapresiasi atas kehadiran Imum Mukim Bireuen, Adnan Adam yang turut menyantuni anak yatim. ” Ungkapnya.

Sementara Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh, Hasan Basri mengapresiasi semua pihak yang mendukung dan membantu panitia sehingga terlaksana acara ini dengan penuh keakraban dalam menjalin silaturrahmi antar gampong dan ini harus terus dikembang kan agar tetap kokoh dalam segala hal.

Baca juga Artikel ini  Rutan Kelas I Medan Tutup Pelatihan Montir, Puluhan Warga Binaan Terima Sertifikat Keterampilan Dibidang Sepeda Motor

” Rajutan kebersamaan merupakan nilai yang tidak bisa diukur dengan rupiah .” Paparnya.

Alhamdulillah suasana pelaksanaan tampak para pemuda Dusun Geudong Teungoh dengan rajutan erat bersatu dengan kesatuan yang kukuh terpadu dan kompak bersama dan ini sangat membanggakan, jelas Keuchik Hasan Basri.. ( Nurdin Ismehram)