Bali | 1Kabar.com
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, selasa (17/9/2024) memimpin langsung upacara peringatan hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang dilaksanakan di Pelabuhan Benoa Bali, yang tahun ini mengambil tema “Transportasi maju Indonesia Baru” yang diperingati setiap tanggal 17 september.
Dalam acara tersebut Mehub Budi Karya memaparkan keberhasilannya dibidang perhubungan dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi selama 10 tahun.
“Kami berusaha melakukan upaya melihat bagaimana 10 tahun terakhir dimasa kepemimpinan pak Jokowi sudah dilakukan yang merupakan kebanggaan Indonesia kementerian perhubungan bisa melaksanakan berbagai kegiatan dengan konsep visi misi pak presiden, pertama kali pembangunan kereta api ada di Sulawesi, membangun lebih dari 27 bandara dan mayoritas diluar pulau jawa kita juga membangun pelabuhan puluhan bahkan ratusan ada dipelosok wilayah terpencil dan membangun terminal untuk memastikan aktifitas berjalan lancar,”terang Mehub Budi Karya.
Ia mengatakan bapak presiden memberikan dukungan kereta api ditandai dengan LRT yang pertama kali di Jakarta, Palembang dan kereta cepat yang ada di Asia Tenggara yang perlu juga ditingkatkan, kegiatan mudik berjalan baik dan membaik bahkan lembaga independent melakukan survei hingga 90%.
Terkait tiket mahal dikatakan Menhub, harga tiket relatip sama dengan Thailand dan Malaysia namun dirinya akan melakukan evaluasin bersama Menko Marves, sehingga harga tiket bisa terjangkau.
Disinggung mengenai progtam yang belum teralisasi, Mehub mengaku perlu adanya penataan di wilayah Indonesia Bagian Timur soal pembangunan Tol Laut yang harus ditata dan dilaksanakan dengan baik begitupun dengan angkutan udara di Papua dan Sulawesi yang harus ditingkatkan.
Soal Minimnya.transportasi umum di Bali. Mehub Budi Karya mengaku akan membahas hal tersebut dengan Pemwrintah Daerah Bali termasuk rencana pembangunan LRT.(van)





