MEDAN | 1kabar.com
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) meningkatkan sinergi dengan TNI melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian integral dari rangkaian Pelaksanaan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun 2026 di wilayah Kodam I/Bukit Barisan.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut), Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H dalam hal ini diwakili oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) Soritua Sihombing, MPd menekankan bahwa keterlibatan instansi dalam operasi ini bertujuan untuk memastikan lingkungan militer tetap bersih dari pengaruh narkotika.
Di mana sinergitas ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah operasional untuk melindungi Prajurit dari ancaman sindikat narkoba yang kian kompleks. Di mana kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 05 Maret 2026 di Balai Prajurit Makodam I/Bukit Barisan, Medan.
Adapun materi yang disampaikan ialah memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk narkoba terhadap karier militer dan kesehatan fisik Prajurit.
Mengingatkan kembali aturan disiplin Prajurit TNI AD, di mana penyalahgunaan narkotika dapat berujung pada sanksi berat hingga Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PDTH). Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 sendiri dipimpin oleh Jajaran Pimpinan Kodam I/Bukit Barisan dengan fokus meningkatkan kepatuhan hukum, disiplin, dan tata tertib bagi seluruh Prajurit dan PNS TNI di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan.
Sinergi lintas lembaga ini juga melibatkan unsur Polri dan Instansi terkait lainnya guna memastikan operasi berjalan maksimal.(inn0101)





