BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalOpiniPemerintah

Puncak Gunung Marapi ke Balairung Mahkamah Agung RI : Muhammad Nasir Resmi Jadi Hakim Muda Mahkamah Agung RI

319
×

Puncak Gunung Marapi ke Balairung Mahkamah Agung RI : Muhammad Nasir Resmi Jadi Hakim Muda Mahkamah Agung RI

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Lima Tahun silam, nama Muhammad Nasir, SH sempat menggemparkan jagat maya usai menjalani prosesi Wisuda virtual dari puncak Gunung Marapi setinggi 2.891 (Mdpl). Kini, sosok inspiratif lulusan Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang itu kembali mencuri perhatian resmi dikukuhkan sebagai Hakim Muda Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Haji Prabowo Subianto.

Di kukuhkan jadi Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) yang diselenggarakan oleh hasil dari Pendidikan calon Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) Badan Strategi Kebijakan Diklat Kundil dari Mahkamah Indonesia yang mana-mana Hakim Hakim. Mudah ini akan ditempatakan di Daerah seluruh Indonesia.

Baca juga Artikel ini  Polisi Diminta Ungkap Dugaan Tipikor Miliaran Rupiah di Disdikbud Subulussalam

Pengukuhan tersebut berlangsung khidmat di Balairung Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI), Jakarta Pusat, pada Kamis (12/06/2025). Momen bersejarah itu menjadi titik awal baru dalam perjalanan karier hukum Muhammad Nasir, yang dengan rendah hati menyebutnya sebagai : “Selebrasi Pencapaian, Menghargai Perjuangan, dan Memulai Perjalanan.”

•Wisuda Tak Biasa, dan Perjalanan Luar Biasa.

Kisah Muhammad Nasir bermula dari masa pandemi Tahun 2020, saat Universitas Andalas menggelar Wisuda perdana secara daring via zoom, diikuti lebih dari 1.100 Wisudawan. Berbeda dari yang lain, Muhammad Nasir memilih tempat yang tak biasa puncak Gunung Marapi sebagai lokasi pengukuhan kelulusannya.

Foto dan Video prosesi Wisudanya, dengan latar alam spektakuler dan angin pegunungan, sontak viral, dan menjadi simbol semangat tak kenal batas dalam menuntut ilmu ditengah keterbatasan.

Baca juga Artikel ini  Walikota Langsa Hadiri Perayaan SANNIPATA WAISAK, Perkuat Harmoni dan Toleransi

“Wisuda itu mungkin cuma soal memindahkan tali toga dari kiri ke kanan. Prosesnya singkat, 4 atau 5 detik saja. Tapi dibalik itu ada perjuangan panjang yang tidak semua orang tahu getir, lelah, kadang sepi. Tapi itulah jalan kita,” ujarnya menyentuh, Senin (16/06/2025).

•Tanggung Jawab Baru, dan Misi Lebih Besar.

Kini, setelah menapaki jalur panjang pengabdian dan pendidikan, Muhammad Nasir memikul amanah baru sebagai Hakim Muda di Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) Jabatan Prestisius yang tak hanya mencerminkan prestasi Akademik, tetapi juga integritas, dedikasi, dan moralitas.

Baca juga Artikel ini  Awali Program Kerja, SMSI Denpasar Akan Gelar Talkshow Pariwisata Angkat Tema “Menakar Dampak Pangkalan LNG terhadap Pariwisata Kota Denpasar”

“Ketika seseorang selesai dengan kewajiban Akademiknya, ia memikul tanggung jawab moral dan sosial yang lebih besar memberikan makna pada Agama, Bangsa, dan Negara,” tambahnya, Senin (16/06/2025).

•Dari Langit Sumatera ke Pilar Hukum Indonesia.

“Kisah Muhammad Nasir adalah bukti bahwa impian setinggi Gunung bisa menjadi kenyataan, asal diperjuangkan dengan sepenuh hati. Dari puncak Marapi hingga kursi Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI), semangatnya menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa tidak ada batas untuk meraih cita-cita, sejauh langit dan setinggi harapan,” tutupnya.(Zulkarnain Lubis/1kabar.com)

Penulis : (Zulkarnain Lubis)
Editor (Redaksi)
Oleh : (Muhammad Nasir Hakim Muda Mahkamah Agung Republik Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *