BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalOlahragaPemerintahPendidikanPeristiwaPolri

Skandal PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 : Massa GEMALAKI Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Dispora Provinsi Sumut, Desak Kadispora Provinsi Sumut Baharrudin Siagian Mundur, Pengadaan Arena Bowling Dituding Menyalah

410
×

Skandal PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 : Massa GEMALAKI Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Dispora Provinsi Sumut, Desak Kadispora Provinsi Sumut Baharrudin Siagian Mundur, Pengadaan Arena Bowling Dituding Menyalah

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Siapa menabur angin akan menuai badai. Pepatah lawas inilah agaknya akan menimpa para terduga Penyelewengan Dana Pekan Olah Raga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024.

Pasca statemen tegas Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo belum lama ini, Polisi bergerak cepat. Tim Mabes Polri terjun ke lokasi proyek-proyek insfrastruktur venue-venue ajang Olahraga Nasional ini.

Dilansir dari media sosial, satu persatu dikupas dan sudah viral. Ada lapangan Futsal yang Gedungnya Bocor, ada jalan masuk ke lapangan Volly berlumpur dan keluh kesah Makanan Atlet dan Official yang dituding tak layak.

Pada hari Kamis tanggal 12 September 2024 kemarin, aksi massa Gerakan Mahasiswa Melawan Oligarki (GEMALAKI) menggruduk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Aksi massa Gerakan Mahasiswa Melawan Oligarki (GEMALAKI) tertahan di depan pintu gerbang Komplek Olahraga Jalan William Iskandar Pancing Medan. Pintu masuk di depan pintu pagar betis Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Polisi setempat.

Meski tak nampak petinggi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menemui aksi massa demo, Orator Aksi Massa Demonstrasi Gerakan Mahasiswa Melawan Oligarki (GEMALAKI) tak patah arang. Teriakan di Toa menyampaikan aspirasinya bergema. Mereka meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), Kapolda Sumatera Utara dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera melakukan investigasi khusus dan penyelidikan terkait Dana Pembangunan dan Dana menyukseskan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 ini terkhusus di Provinsi Sumatera Utara.

Koordinator Aksi Massa Demonstrasi Gerakan Mahasiswa Melawan Oligarki (GEMALAKI), Riski Dalimunte kepada wartawan mengaku, aksi massa demonstrasi mendesak Baharrudin Siagian mundur dari Jabatan sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) karena dianggap tak mampu dalam melaksanakan tugas dan tidak ada keseriusan dalam menjabat.

Baca juga Artikel ini  Polresta Manado Cepat Tanggap Tangani Laporan Keributan Miras di Kelurahan Singkil

Rizki Dalimunte menjelaskan, dalam aksi massa demonstrasi ini mereka meminta ketransparan Penggunaan Dana dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 ini karena ditemukan masalah diantaranya bocornya Venue Futsal dan sarana jalan Gedung Volly berlumpur.

Atas langkah Hukum Aparat, Riski mengaku mendukungnya dan berjanji akan membuat pengaduan masyarakat ke Polda Sumut dan Kejati Sumut. “Kami akan melakukan Dumas ke Polda Sumut dan Kejati Sumut,” tegasnya, Senin (16/09/2024).

Dugasn skandal Pengadaan Arena Bowling dalam Pengadaan Arena Bowling berbiaya 29 Miliaran digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 ini terdengar isu tak sedap.

Manajemen PT. Mahakarya Garuda Hardana selaku Distributor Arena Bowling dengan 16 Line merk Brunswik harga di Etalase E-Catalogue hanya Rp.29.095.058.800,- Include seluruh biaya hingga Pemasangan dan Garansi bahkan harga bisa dinegosiasikan harus menelan pil pahit kalah dari pesaingnya.

Menurut sumber wartawan di PT. GMH, pada hari Kamis tanggal (12/p9/2024) Panitia Pengadaan Sarana Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 pada Tahun 2023 lalu malah memenangkan PT. Karya Pendidikan Bangsa dengan harga yang lebih tinggi dan spesifikasi Arena Bowling 4 Line hingga harus dibeli 4 Item dengan total harga Rp. 29.142.437.700,-. Arena Bowling 4 Line yang dijual PT. Karya Pendidikan Bangsa merk Qubika.

“Arena Bowling kami merk Brunswik 16 Line harga 29,095 Miliar, malah dikalahkan. Tapi Arena Bowling 4 Line merk Qubika 4 Line dari PT. Karya Pendidikan Anak Bangsa dipatok harga Rp. 7.285.609.425,- yang harus dibeli 4 Unit dengan total harga Rp. 29.142.437.700,- atau lebih tinggi dari barang kami, malah dibeli. Kami seakan dizolimi,” tegas sumber yang juga top Manajemen di PT. MGH, Senin (16/09/2024).

Baca juga Artikel ini  Pernyataan DPP IMORI, PON XXI Aceh-Sumut Terhadap Indikasi Dugaan Penyelewengan Anggaran

Sumber menjelaskan, Arena Bowling merk Brunswick memiliki spesifikasi 16 Line sesuai kebutuhan, sedangkan Arena Bowling merk Qubika yang dipilih Pejabat Pengadaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Produknya hanya 4 Line hingga harus dibeli 4 Pcs guna memenuhi kebutuhan sarana Bowling di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 ini.

Hal lain dijelaskannya, Arena Bowling 16 Line merk Brunswick harga di Etalase E-Catalogue hanya Rp. 29.095.058.800,- Include seluruh biaya hingga Pemasangan dan Garansi bahkan bisa dinego harganya. Sementara untuk Arena Bowling 4 Line merk Qubika dipatok harga Rp. 7.285.609.425,- yang harus dibeli 4 Unit atau dengan harga sekitar Rp. 29.142.437.700,- yang lebih tinggi dari harga Arena Bowling yang dijual Perusahaan miliknya.

“Harga kami hanya Rp. 29,095 Miliar sekian yang akan bisa dinegosisasikan sesuai harga yang disepakati. Sementara merk yang dibeli Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) harganya 29.142 Miliar lebih. Ini ada apa,” tegasnya, Senin (16/09/2024).

Belum diperoleh keterangan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Baharrudin Siagian. Pejabat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang kini mencalonkan Bupati Batubara ini belum menjawab konfirmasi wartawan yang dilayangkan kelaman WhatsAppnya, pada Kamis (12/09/2024).

Sementara, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto merespon singkat informasi yang disampaikan wartawan, pada Sabtu (14/09/2024). Saat diinformasikan kepadanya, mantan Direktur Tindak Pidana Khusus Mabes Polri ini menyampaikan emoji terima kasih.

Baca juga Artikel ini  DPD APDESI Provinsi Sumut Mantapkan Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2024, Sinergi 33 Kabupaten/Kota Untuk Pemilu Bersih

Sebelumnya, Kajati Sumut melalui Asisten Intelijen Andri Ridwan, pada Kamis (12/09/2024) juga merespon singkat dengan menyampaikan terima kasih ke wartawan. “Oke…thanks,” balas Andri Ridwan dilaman WhatsAppnya.

Stament Tahun 2023 :

Setahun lalu, persisnya pada Rabu 28 Juli 2023, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Kabid Sarana Prasarana, Syahrudin, SE., MM mengaku, belanja barang yang dipilih Pejabat Pengadaan merupakan kewenangan mutlak Pejabat Pengadaan terkait.

“Itu kan tergantung Owner (Pejabat Pengadaan,red). Owner mau memilih yang mana, kan tak bisa dicampuri,” tegasnya sembari mengaku Arena Bowling merk Qubika yang didistributornya PT. Karya Pendidikan Bangsa sebagai penyedia yang diunjuk Produknya juga 16 Line, padahal sesuai Browsing wartawan di : https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/53808094?type=province&location_id=2
hanya dipajang Arena Bowling 4 Line.

Syahrudin tak mampu merinci detail Proyek Pengadaan Arena Bowling guna sarana Atlet di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21, dia berjanji akan menanyakan hal itu ke Pejabat Pengadaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan akan memberikan info ke wartawan.

Syahrudin mengaku, bukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Arena Bowling Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Tapi setahunya, saat dicek ketersediaan barang Arena Bowling di E-Catalogue yang tersedia hanya merk Qubika.

Dia juga menjelaskan, sesuai pengetahuan pada akhir Bulan Agustus 2023 Produk Arena Bowling merk Qubika akan dikirim ke Sumatera Utara (Sumut) dan akan dipasang di Jalan Pancing Medan.(***)