Peristiwa

Kepala Dinas (SDABMBK) Deli Serdang Enggan Di Temui Wartawan, Di Duga Terjadi Pungli Di Dinas PUPR 

342
×

Kepala Dinas (SDABMBK) Deli Serdang Enggan Di Temui Wartawan, Di Duga Terjadi Pungli Di Dinas PUPR 

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | 1kabar.com

Beredar kabarnya bahwa setiap pagu anggaran proyek kepada Dinas (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang,di duga terjadi membagi-bagikan anggaran ke berbagai oknum.

Pembagiannya pun bervariasi yaitu sepuluh persen ke Dinas dan delapan persen keluar Dinas sebagai biaya di lapangan.

Demikian di sampaikan narasumber kepada Wartawan saat di konfirmasi yang enggan menyebut namanya dalam pemberitaan tersebut,sebut saja namanya Ucok.

Ucok mengatakan setiap proyek di Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang yang telah berganti nama ke Dinas Sumber Daya Air,Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) konon memberlakukan pemotongan dari nilai nominal proyek yang di kerjakan.

” Sepuluh persen ke Dinas bang, delapan persen keluar Dinas untuk biaya lapangan lainnya,” kata Ucok,pada hari Rabu tanggal (10/08/2022) kemarin siang.

Baca juga Artikel ini  4 Rumah Panggung di Belawan Terbakar

Terpisah,Kepala Dinas (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang,Janso Sipahutar ketika di konfirmasi ke kantornya sedang tidak berada di ruangan.

Security yang bertugas menyampaikan tidak mengetahui kemana sang Kepala Dinas pergi.

” Tidak tau kemana pak,entah ke lapangan entah di panggil Bupati, tidak tau kami,” ujarnya.

Di konfirmasi melalui lewat via panggilan seluler,Kepala Dinas (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang,Janso Sipahutar menolak panggilan komunikasi dengan merijek telepon Wartawan.

Sebelumnya,jembatan Paluh Merbau, Desa Tanjung Rejo akhir-akhir ini mendapat sorotan dari berbagai kalangan.Betapa tidak,akses jalan yang sedianya di harapkan warga masyarakat dapat segera di gunakan,kini harapan itu sirna lantaran pengerjaan proyek terkesan lamban, bahkan di nilai tidak sesuai jadwal batas pengerjaan yang di tentukan.

Baca juga Artikel ini  3 Orang Terluka, Gudang Gas Elpiji di Kecamatan Percut Sei Tuan Terbakar, Terdengar Beberapa Kali Ledakan Keras

Warga masyarakat sempat protes dan di lakukan mediasikan melalui Pemerintahan Desa dengan cara mengumpulkan para petani dan pengusaha untuk berdialog bersama pihak pekerja proyek.

” Kami warga masyarakat sudah pernah melakukan aksi protes, pengusaha dan petani berkumpul mempertanyakan lamanya pengerjaan jembatan ini,warga masyarakat berkumpul dan di mediasikan oleh Pemerintah Desa,” kata warga masyarakat.

Sedangkan pengakuan dari pihak pekerja pemasangan Ginder Beton bermarga Marbun menuturkan bahwa mereka bekerja dari pihak PT.WIKA.

” Pekerja dari CV belum bekerja.Untuk saat ini kami yang bekerja pemasangan girder beton,karena memang kami ahlinya di bidang itu,” sebutnya.Kata Marbun girder beton di suplay oleh PT.WIKA.

Untuk di ketahui,jembatan Paluh Merbau,Desa Tanjung Rejo ini sedang dalam perbaikan.Akibat dari perbaikan ini pula di sediakan jembatan pengganti sementara.Namun ironisnya,pada hari Sabtu kemarin jembatan sementara tersebut pun roboh akibat di lalui alat berat exavator milik Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

Baca juga Artikel ini  Tolak Revisi RUU Penyiaran, JMI Sumut : Jangan Belenggu Kebebasan Pers Untuk Kepentingan Politik

Anggaran perbaikan jembatan ini menggunakan (APBD) Kabupaten Deli Serdang T.A 2021 dengan nilai Rp. 12.932.088.000.00.Proyek tersebut di kerjakan oleh CV.Karunia Alam, dengan nomor : kontrak 050/3934/DPUPR/DS/2021.

Terhitung dari sejak di kerjakan pada bulan November tahun 2021 hingga Agustus 2022 pengerjaan jembatan Paluh Merbau ini masih belum menunjukkan tanda-tanda akan selesai di kerjakan.

Dengan kata lain masih jauh dari harapan warga masyarakat dapat di gunakan segera mungkin guna kelancaran aktivitas warga masyarakat sampai batas pengerjaan proyek ini berakhir pada bulan September tahun 2022,tandasnya.(Z01/S79)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *