Polri

Polres Pelabuhan Belawan Gelar Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Karhutla Di Lapangan Mapolres 

330
×

Polres Pelabuhan Belawan Gelar Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Karhutla Di Lapangan Mapolres 

Sebarkan artikel ini

BELAWAN | 1kabar.com

Polres Pelabuhan Belawan menggelar Apel Kesiapan Antisipasi Bencana Karhutla di Lapangan Mapolres Pelabuhan Belawan,Jumat (12/08/2022) dini hari.

Menghadiri apel di pimpin langsung oleh Asisten I Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Deli Serdang,Drs.Citra Effendi Capah.M.Sp.

Gubernur Sumatera Utara,H.Edy Rahmayadi dalam arahannya yang di bacakan pimpinan mengatakan kesiapan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan ini merupakan satu tahapan penting untuk mengingatkan kita akan perlunya upaya untuk memelihara kelestarian hutan dan lahan yang ada di indonesia.Hal ini terutama karena indonesia merupakan paru-paru dunia ketiga berdasarkan data world.

Resources institute 2021,setelah negara brazil dan kongo,yang menunjukkan bahwa upaya menjaga kelestarian hutan dan lahan indonesia merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian dunia.Oleh karena itu melalui kegiatan ini di harapkan menjadi suatu trigger Untuk memastikan kesiap siagaan seluruh.

Baca juga Artikel ini  World Water Forum di Bali Berjalan Aman dan Sukses, Polri Ucapkan Terima Kasih

Pemangku kepentingan,mulai dari pemerintah daerah,tni-polri dan seluruh instansi terkait lainnya serta organisasi pecinta lingkungan,baik pada aspek personil mau pun sarana prasarana,dalam rangka mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah provinsi sumatera utara.

Dalam pembukaan forum internasional global platform for disaster risk reduction 2022 di bali, presiden jokowi telah memaparkan bahwa secara umum indonesia telah berhasil menurunkan kebakaran hutan dari 2,6 juta hektare menjadi 358.000 hektare pada tahun 2021,namun demikian kondisi tersebut berbanding terbalik dengan penanganan karhutla di provinsi sumatera utara.

Berdasarkan data yang ada,pada semester I Tahun 2022 telah terdapat 206 hotspot dan 156 kejadian kebakaran hutan dan lahan di provinsi sumatera utara.Hal tersebut mengalami peningkatan sejumlah 36 titik bila di bandingkan dengan semester 1 tahun 2021.Di samping itu, jumlah hotspot tersebut juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan apabila di bandingkan dengan bulan sebelumnya,di mana pada bulan juni 2022 terdapat hotspot sejumlah 14 titik,sementara pada bulan juli 2022 sejumlah 146 titik atau mengalami kenaikan 942%.

Baca juga Artikel ini  Pelantikan 66 Anggota Panwascam se-Deli Serdang, Pj Bupati : Jaga Kepercayaan Rakyat & Bangsa

Dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan,terdapat tiga langkah penanggulangan yang dapat di laksanakan,yang pertama yaitu pencegahan dengan memberikan sosialisasi yang berisi himbauan kepada warga masyarakat.Hal ini merupakan upaya yang paling utama dalam membangun kesadaran warga masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Baca juga Artikel ini  WNA Asal Korsel Ditemukan Tidak Bernyawa Di Kamar Hotel

Upaya kedua yaitu kecepatan penanganan pada saat terjadinya kebakaran hutan dan lahan.Pada saat penanganan karhutla,para pimpinan wilayah agar melakukan penanggulangan secara cepat serta melaporkan kepada pimpinan tingkat provinsi,sehingga dapat memberikan dukungan personil mau pun sarana prasarana pendukung.Upaya ketiga yaitu melakukan penegakan hukum serta mengungkap fakta terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Turut Hadir Kapolres Pelabuhan Belawan,AKBP.Faisal Rahmat,H.S., SIK.,SH.,MH.,Wakapolres Pelabuhan Belawan,Kompol.Sukarman,SH,Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Deli Serdang,Kasatpol PP Kabupaten Deli Serdang,Para Kabag Polres Pelabuhan Belawan,Para Kasat Polres Pelabuhan Belawan,Danramil Medan Belawan,Daramil Medan Deli, Danramil Medan Labuhan dan Danramil Hamparan Perak,Para Kapolsek jajaran Polres Pelabuhan Belawan,Perwira,Bintara dan ASN Polres Pelabuhan Belawan.ungkap Wartawan.(Zulkarnain.Lubis/Syaiful Siregar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *