MEDAN | 1kabar.com
Polrestabes Medan mengawal aksi unjuk rasa massa aksi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kantor Bawaslu Sumatera Utara, Jalan Adam Malik Medan, Senin (21/08/2023).
Dalam aksinya massa pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 20 orang mendesak adanya transparansi dalam seleksi Bawaslu di wilayah Sumatera Utara.
“Ada (dugaan) kecurangan di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Saya sendiri berani menghadapi orang-orang yang melakukan kecurangan,” kata Nanda salah seorang orator aksi.
Ia mengatakan Bawaslu di tengarai mengetahui atas terjadinya kecurangan ini.
“Bawaslu harusnya adalah orang-orang jujur,” kata Nanda.
Ketua Bawaslu Sumatera Utara, Aswin Diapari Lubis kemudian menemui massa pengunjuk rasa. Ia menyampaikan terima kasih dan menerima Mahasiswa dengan adanya tuntutan yang di sampaikan.
“Kritik yang telah di berikan masyarakat kami kirimkan kepada Bawaslu RI untuk menentukan penilaian seleksi. Dalam proses seleksi tidak ada rasisme. Mari kita ciptakan suasana yang aman dan kondusif dalam mempersiapkan Pemilu 2024,” ujar Aswin Diapari Lubis, Senin (21/08/2023).
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Valentino Alfa Tatareda, SIK., SH melalui Kapolsek Medan Barat, Kompol. Riski Amalia, SIK menyampaikan Personil Polsek Medan Barat melakukan pengamanan aksi di bantu Personil Polsek Medan Timur, Polsek Percut Sei Tuan, dan Sat Intelkam Polrestabes Medan.
“Aksi unjuk rasa berakhir aman dan kondusif,” katanya, Senin (21/08/2023).
Meski demikian, Kapolsek mengatakan tak tertutup kemungkinan kembali di laksanakan di Kantor Bawaslu Sumatera Utara dengan jumlah masa semakin besar lagi.
“Melaksanakan monitoring lintas sektoral. Dan koordinasi lebih lanjut di Kantor Bawaslu Sumatera Utara,” tukasnya.(Redaksi/Zulkarnain.Lubis)





