Berita TerkiniNasionalPemerintahPeristiwaPolitikPolri

Tim Panitia Pemilihan Keuchik (P2K)Desa Penjaitan diteror dan di Ancam Akan di hujani peluru.

243
×

Tim Panitia Pemilihan Keuchik (P2K)Desa Penjaitan diteror dan di Ancam Akan di hujani peluru.

Sebarkan artikel ini

Aceh Singkil ||1Kabar.com.  Anggota Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Desa Penjaitan Heri mengakui adanya teror berupa ancaman terhadap dirinya pada Tanggal 24 September 2023 tepatnya pukul 10.27 Wib Pagi hari tiba tiba ada no Hp baru dengan No 0812.9626.8931 masuk Menelpon dan ketika saya angkat dia mengancam saya dengan bahasa mengancam dan mengatakan Bahwa Kalian Keluarga semua terlalu maju mau kalian mati pakai hujan peluru ucap penelpon misterius tersebut

Baca juga Artikel ini  TNI dan POLRI Laksanakan Pengamanan Bersama Untuk Kelancaran Percepatan Pembangunan PSN Bendungan Lau Simeme

Saya bingung apa maksud penelpon tersebut setelah malam itu saya terus berpikir apakah ini semua ada kaitannya dengan saya selaku anggota Panitia Pemilihan Keuchik ini terus terang seumur hidup saya, saya tidak ada memiliki musuh saya juga shoc atas ancaman pembunuhan tersebut apalagi kata kata hujan peluru ucap heri

Baca juga Artikel ini  Wakapolres Dairi Berikan Tepung Tawar Kepada 18 Orang Jemaah Calon Haji Kabupaten Dairi

Disisi Lain Ketua Panitia Pemilihan Keuchik yaitu Yahya saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut benar Heri Anggota P2K tersebut mendapat ancaman makanya saya juga sudah Surati bapak Kapolres Aceh Singkil agar sebelum terjadi apa apa didesa kami Penjaitan ini kami juga selaku Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) yang menjalankan Tahafan pemilihan menyampaikan ke bapak Kapolres agar Pelaku yang meneror Heri Anggota P2K tersebut Bisa di usut Tuntas jangan sampai kondisi masyarakat nanti terpancing terjadi konflik apa lagi ini menyangkut keselamatan kami juga selaku Panitia P2K Desa Penjaitan sekali lagi saya Mengecam Atas Teror Ancaman ini. Ucap Yahya selaku Ketua Tim P2K desa Penjaitan.

Baca juga Artikel ini  Drs Azmi PJ Bupati Aceh Singkil: Perdebatan Mendewasakan Kita Untuk Saling Bersilaturahmi Dan Saling Memaafkan

Redaksi: (Syahbudin Padank)