Dampak Nyata Program MBG di Desa Nagur: Dongkrak Gizi Siswa hingga Sasaran B3.

 

 

TANJUNG BERINGIN, 1kabar.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah pesisir Kabupaten Serdang Bedagai terus menuai respons positif dari masyarakat. Tidak hanya dirasakan oleh para siswa di lingkungan sekolah, program ini juga menyasar kelompok rentan balita dan ibu (B3) di tingkat posyandu.

​Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat di Dusun 3, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin. Selain menyentuh satuan pendidikan seperti MAS Al-Washliyah Nagur, paket makanan sehat tersebut didistribusikan melalui jaringan layanan kesehatan dasar, yakni Pustu Bagan Kuala dan Posyandu Mawar yang melayani Dusun 1, 2, dan 3 Desa Nagur.

​Kader Posyandu Mawar, Amita, mengungkapkan bahwa kehadiran menu makanan bergizi membawa perubahan nyata terhadap tumbuh kembang anak dan meringankan beban para orang tua.

​”Program MBG ini sangat membantu masyarakat di sini. Bagi orang tua siswa, anak-anak jadi lebih bertenaga dan rajin mengikuti jam pelajaran di MAS Al-Washliyah Nagur. Sementara untuk sasaran B3 di Posyandu Mawar Dusun 1, 2, dan 3, asupan gizi balita dan anak-anak jadi terpantau jauh lebih baik dan sehat. Kami sangat bersyukur program ini hadir langsung ke tengah warga,” ujar Amita (28) saat ditemui di sela pembagian makanan, Selasa (29/9/2026).

​Kelancaran penyaluran ribuan porsi makanan bergizi tersebut dipusatkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Nagur. Dapur gizi ini memastikan setiap rantai distribusi berjalan tepat waktu serta memenuhi kelayakan nutrisi.

​Kepala SPPG Desa Nagur, Pani Ardian Winata, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga mutu serta higienitas setiap porsi yang disajikan kepada seluruh penerima manfaat.

​”Fokus utama kami adalah konsistensi kualitas. Setiap porsi makanan yang keluar dari SPPG Desa Nagur wajib memenuhi standar gizi seimbang yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Kami ingin memastikan makanan ini benar-benar memberikan dampak nyata, baik untuk siswa di sekolah maupun kelompok sasaran B3 di posyandu,” tegas Pani Ardian Winata.

​Dari aspek tata kelola dan akuntabilitas penyaluran, pihak manajemen SPPG memastikan seluruh pencatatan logistik berjalan tertib dan transparan.

​Akuntan SPPG Desa Nagur, Maharani Putri Butarbutar, A. Md.Gz menyampaikan bahwa transparansi pendistribusian menjadi prioritas utama pengelolaan unit.

​”Seluruh proses pengadaan bahan baku hingga distribusi paket makanan tercatat secara rapi dan akuntabel. Kami memastikan realisasi penerimaan di lapangan, baik di MAS Al-Washliyah Nagur maupun di Posyandu Mawar Dusun 1, 2, dan 3, berjalan transparan sesuai data target penerima manfaat,” terang Maharani.​

Melalui sinergi antara pengelola SPPG, pihak sekolah, dan kader posyandu, masyarakat berharap Program MBG ini terus berjalan berkesinambungan demi mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman masalah gizi.(DH) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *