BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalTNI

Kodam l/BB Salurkan 2,5 Ton Beras setiap Hari untuk Warga Terdampak Unjuk Rasa

150
×

Kodam l/BB Salurkan 2,5 Ton Beras setiap Hari untuk Warga Terdampak Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini

MEDAN | 1kabar.com

Kodam I/Bukit Barisan (BB) melalui Kodim 0201/Medan menyalurkan bantuan beras sebanyak 500 karung berisi 5 kilogram atau setara 2,5 ton kepada masyarakat yang terdampak unjuk rasa di Kota Medan, pada Senin (01/09/2025).

Distribusi dilakukan menggunakan 32 unit Motor Dinas along-along Babinsa yang bergerak menyusuri sejumlah titik Kota Medan, menyasar warga kecil yang paling merasakan dampak seperti tukang becak, ojek online, hingga para warga prasejahtera. Mereka disebut mengalami penurunan pendapatan karena aktivitas sehari-hari sempat terganggu imbas aksi massa.

Baca juga Artikel ini  Enam Personel Brimob BKO Ditresnarkoba Polda Sumut Terima Penghargaan atas Keberhasilan Bongkar Pabrik Vaping Liquid Bernilai Rp. 300 Miliar

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyebut kegiatan ini sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat. “Kami menyalurkan bantuan ini untuk membantu masyarakat kecil yang terdampak langsung akibat unjuk rasa. Semoga dapat sedikit meringankan beban kebutuhan harian mereka,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini  Resmikan IndoKlinik Pertama di Sumatera Utara : Bupati Deli Serdang Sampaikan Rasa Keprihatinan dan Berharap Indonesia Tetap Damai

Penyaluran dilakukan disejumlah titik keramaian, mulai dari kawasan Jalan Gatot Subroto, Gaperta, Kapten Muslim, Iskandar Muda, Imam Bonjol, hingga sekitar Kantor DPRD Kota Medan. Dari total 11 lokasi, distribusi terbanyak ada di Jalan Imam Bonjol dengan jumlah 100 karung beras.

Baca juga Artikel ini  Belasan Mahasiswa USU Gelar Demonstrasi di Depan Mapolda Sumut, Kecam Tindakan Represif Polisi saat Amankan Demonstrasi di Sumut dan Desak Agar Tidak Ada Lagi Sikap Anarkis Terhadap Aksi Demonstrasi

Aksi sosial berlangsung tertib dan disambut antusias oleh warga. Sejumlah penerima bantuan mengaku lega karena kebutuhan pokok mereka terbantu ditengah menurunnya pendapatan pasca-unjuk rasa.(***)