JAKARTA | 1kabar.com
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Tantan Sulistyana, Direktur Narkotika Badan Narkotika Nasional (BNN), Ruddi Setiawan, serta Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Intelijen Badan Narkotika Nasional (BNN), Adri Irniadi, melakukan audiensi dengan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dr. Muhammad Ali, beserta Jajaran di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/09/2025).
Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut dalam penanggulangan peredaran gelap Narkotika, khususnya yang diselundupkan melalui jalur laut.
Dalam audiensi tersebut, dibahas sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan patroli laut bersama, integrasi intelijen maritim untuk pengawasan wilayah rawan, serta sinergi dalam penegakan hukum.
Kasal Laksamana Tentara Nasional Indonesia (TNI), Muhammad Ali menyampaikan dukungan penuh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) terhadap upaya Badan Narkotika Nasional (BNN), sekaligus menegaskan komitmennya untuk menjaga kedaulatan perairan Indonesia dari ancaman penyelundupan Narkoba.
“Kita sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan perjanjian kerja sama, terutama dalam menjaga perbatasan laut Indonesia. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) siap mendukung upaya P4GN sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNN RI menekankan bahwa BNN tidak dapat bekerja sendiri dalam pemberantasan Narkotika, mengingat luasnya garis Pantai dan wilayah Laut Indonesia.
“Untuk memberantas Narkotika, BNN tidak dapat bekerja sendiri. Kerja sama yang kuat sangat diperlukan. Apabila kita bersama-sama, maka hasilnya akan lebih maksimal,” tegasnya.
Audiensi ini menjadi langkah nyata penguatan sinergi antara BNN dan TNI Angkatan Laut dalam perang melawan Narkotika, sejalan dengan semangat War on Drugs for Humanity.(Redaksi)





