Masyarakat Kota Medan Harap Bersabar, Istana Maimun Medan Ditutup Mulai 7 November 2026, Direvitalisasi 3,5 Bulan

Teks Foto : Istana Maimun Medan/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Yoeli Siregar)

MEDAN | 1kabar.com — Istana Maimun Medan akan direvitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Segala aktivitas didalamnya pun resmi ditutup untuk sementara waktu mulai, Sabtu (07/11/2026).

Dimulainya proses proyek revitalisasi ditandai dengan syukuran yang dilakukan keluarga kesultanan. Sultan Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alam Shah menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat Kota Medan khususnya.

“Alhamdulillah Istana Maimun Medan akan segera direvitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, tadi kami bersama-sama keluarga juga melakukan doa bersama agar proses proyek revitalisasi yang dilakukan bisa lancar,” ujar Sultan Mahmud Aria Lamanjiji, pada Jumat (06/11/2026) sore.

Tuanku Aji mengatakan, proses ini akan berlangsung tiga bulan lebih. Ia memohon doa kepada masyarakat agar proses ini bisa berjalan lancar.

“Revitalisasi ini kurang lebih 3,5 bulan, kami juga mohon doa kepada masyarakat agar proyek revitalisasi ini bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Sebagai pemimpin Istana, Ia memastikan segala aktivitas Istana Maimun Medan akan ditutup sementara waktu selama proses proyek revitalisasi berlangsung.

“Ya untuk sementara Istana Maimun Medan ditutup, segala aktivitas ditutup sementara selama masa proyek revitalisasi. Jadi untuk itu kami mohon dukungannya juga kepada masyarakat agar semua proses berjalan lancar,” sebutnya.

Pihak Kesultanan pun menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatiannya.

“Kepada Kementerian kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya khususnya kepada Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto atas perhatiannya kepada Istana Maimun,” ungkapnya.

Sementara itu,. Kontraktor Pelaksanaa Pengerjaan Revitalisasi Istana Maimun Medan, Sukhriana menjelaskan target pengerjaan nantinya.

“Untuk proyek revitalisasi meliputi tentunya Istana Maimun ini, kedua area kawasan rumah singgah Sultan, kantor pengelola, area UMKM dan kios-kios serta rumah-rumah ahli waris,” tuturnya.

Ia memastikan khusus bagian Istana Maimun Medan tidak akan ada perubahan bentuk nantinya.

“Untuk Istana sendiri karena ini cagar budaya jadi secara peraturan tidak bisa dirubah bentuk, hanya kita rapikan, memperbaiki yang rusak-rusak, sifatnya penyempurnaan. Kita targetkan 3,5 bulan, nanti selepas Lebaran sudah bisa dibuka kembali,” pungkasnya.(1kbr/mdn/yl40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *