Bupati Deli Serdang Terima Penghargaan Piagam dari Gubernur Sumut di Bidang Kesehatan Hewan Hingga Ketahanan Pangan Daerah

Teks Foto : Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy menerima Penghargaan Piagam dari Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, Bsc di Lapangan Astaka Sport Center, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (27/09/2026)/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Zulkarnain Lubis)

1kabar.com – Deli Serdang | Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menerima penghargaan piagam dari Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung kesehatan hewan, penanggulangan penyakit zoonosis, serta ketahanan pangan daerah.

Penghargaan piagam tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, Bsc kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, yang mewakili Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan di Lapangan Astaka Sport Center, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (27/09/2026).

Penyerahan penghargaan piagam tersebut dalam rangkaian Perayaan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026, yang menghadirkan berbagai layanan kesehatan hewan bagi masyarakat.

Dedi Maswardy menyampaikan apresiasi atas penghargaan piagam tersebut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk memperkuat vaksinasi, pelayanan kesehatan hewan, serta edukasi pencegahan penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas penghargaan dan dukungan yang diberikan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan hewan secara langsung,” ujar Dedi Maswardy, Minggu (27/09/2026).

Lanjutnya, Dedi Maswardy mengatakan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen terus mendukung program kesehatan hewan dan pencegahan zoonosis melalui vaksinasi, pelayanan kesehatan hewan, dan edukasi kepada masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat rutin melakukan vaksinasi rabies melalui Puskeswan dan menjaga kesehatan hewan peliharaan.

Dalam kegiatan tersebut, vaksinasi rabies massal menjadi salah satu agenda utama dengan target 15.000 ekor hewan penular rabies dan berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Kegiatan turut diisi pemeriksaan dan pengobatan hewan gratis, sterilisasi kucing dan anjing, serta aksi makan telur bersama 10.000 butir.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Nuryani Zainuddin, mengatakan rabies merupakan penyakit yang dapat dicegah melalui langkah pengendalian, salah satunya vaksinasi.

Pengendalian juga membutuhkan surveilans, pemantauan penyakit, pelaporan kasus, pengelolaan populasi hewan penular rabies, serta penanganan korban gigitan.

Ia menyebut Kementerian Pertanian menyediakan 25.000 dosis vaksin rabies untuk hewan pada 2026 dan memberikan bantuan 30.000 dosis khusus untuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Namun, pengendalian rabies tetap membutuhkan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, Bsc mengatakan pengendalian rabies membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat untuk mewujudkan target Sumatera Utara bebas rabies 2030.

“Target Sumatera Utara bebas rabies tahun 2030 tidak akan tercapai apabila hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan kerja bersama seluruh kabupaten/kota, organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas dan masyarakat,” ujar Surya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh Kabupaten/Kota, memperkuat pusat kesehatan hewan, meningkatkan kapasitas tenaga medis, serta memperkuat sistem pelaporan dan penanganan kasus secara cepat dan tepat.

“Marilah kita terus memperkuat kolaborasi melalui pendekatan One Health, agar kesehatan manusia, kesehatan hewan dan lingkungan dapat berjalan seiring demi mewujudkan Sumatera Utara yang sehat, peternak yang semakin sejahtera, serta target Sumatera Utara bebas rabies tahun 2030 dapat kita capai bersama,” pungkasnya.

Turut mendampingi Sekda, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Elinasari Nasution, Kepala Dinas Budporapar, Yudy Hilmawan, dan Camat Percut Sei Tuan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *