Dandim 0102/Pidie Hadiri Penandatanganan PKS Pemanfaatan Lahan PT KAI untuk Masjid Agung Al-Falah Sigli

Pidie|1Kabar.com

Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Pidie dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terkait pemanfaatan lahan untuk pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Proaktif Kantor Pusat PT KAI, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1, Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026).

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie memperoleh kepastian pemanfaatan lahan milik PT KAI yang berada di Gampong Blok Sawah, Kota Sigli, dengan luas sekitar tiga hektare, sebagai lokasi pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli.

Proses kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Pidie dan PT KAI yang telah berlangsung cukup panjang hingga mencapai kesepakatan kedua pihak.

Kepala Sub Divre 1.1 Aceh PT KAI, Kamal Muktar Khabib DS, mengatakan proses pembahasan pemanfaatan lahan tersebut telah berlangsung cukup lama hingga akhirnya kedua pihak menemukan titik temu.

“Proses ini sudah berlangsung lama sehingga pada hari ini telah menemukan titik temu. Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Pidie dan PT KAI dapat menjalin kerja sama terkait pemanfaatan tanah PT KAI yang berada di Gampong Blok Sawah untuk pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama tersebut. Menurutnya, pemanfaatan lahan untuk pembangunan masjid perlu memiliki dasar hukum sekaligus dilengkapi dengan aspek keagamaan.

“Pemanfaatan tanah ini untuk pembangunan masjid secara legal dilakukan melalui perjanjian kerja sama, sedangkan secara agama perlu dilakukan ijab kabul,” jelasnya.

Usai penandatanganan PKS, kegiatan dilanjutkan dengan pengucapan lafaz ijab kabul sebagai bagian dari prosesi keagamaan terkait pemanfaatan lahan untuk pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli.

Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, mulai dari proses pembahasan pemanfaatan lahan, pelaksanaan ijab kabul, hingga penandatanganan naskah kerja sama oleh kedua belah pihak, yakni PT KAI dan Pemerintah Kabupaten Pidie.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan harapan, mulai dari pembahasan pemanfaatan lahan, pelaksanaan ijab kabul hingga penandatanganan naskah kerja sama oleh PT.KAI dan Pemerintah Kabupaten Pidie. Dengan demikian, kita doakan agar pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli dapat segera rampung tanpa hambatan, sehingga nantinya dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Pidie untuk melaksanakan berbagai kegiatan ibadah,” ujar Dandim.

Dari Pemerintah Kabupaten Pidie, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar, Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H., Kajari Pidie Rajendra Dharmalinga Wiritanaya, S.H., M.H., Sekda Pidie Drs. Samsul Azhar, Kadis Perhubungan Pidie Muslim, S.Sos., M.Si., anggota DPRK Pidie Said Rizal Fahlevi, Kasi Intel Kejari Pidie Maulijar, S.H.I., S.H., M.H., serta Kabag Pemerintahan Setdakab Pidie Almanza, S.STP.

Sementara dari jajaran PT KAI hadir Kepala Sub Divre 1.1 Aceh Kamal Muktar Khabib DS, Manager of Non Transport Sales Non ROW Saepudin Nugroho, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dengan ditandatanganinya kerja sama tersebut, pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli kini memiliki kepastian dalam aspek legalitas pemanfaatan lahan. Diharapkan proses pembangunan dapat terus berjalan hingga selesai dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Pidie sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *