Dua Kandidat Kuat Geuchik Tualang Teungoh Kompak Masak Bersama di Kenduri 1 Muharram, Adu Gagasan Tetap, Persaudaraan Dijaga

Caption : ogek dan H. Basri masak bersama, bersaing pada politik bersama pada hajatan

LANGSA | 1Kabar.com – Suasana politik menjelang Pemilihan Geuchik Gampong Tualang Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, diprediksi akan berlangsung sengit. Namun, di tengah persaingan yang semakin menghangat, dua kandidat yang digadang-gadang menjadi penantang terkuat justru memperlihatkan pemandangan yang menyejukkan.

Calon Geuchik nomor urut 2, Anwar Fuadi, A.Md, dan calon nomor urut 4, H. Basri, SH., MH, terlihat berkolaborasi memasak bersama dalam kegiatan Kenduri 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Mushala Babul Jannah, Dusun Manggis, Gampong Tualang Teungoh, Selasa 22 Juni 2026.

Kehadiran keduanya di dapur umum kenduri menjadi perhatian masyarakat. Meski diperkirakan akan saling berebut suara pada Pemilihan Geuchik secara langsung yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026, keduanya menunjukkan bahwa kompetisi politik tidak harus menghilangkan nilai kebersamaan dan silaturahmi.

Pengamatan di lapangan menunjukkan, Anwar Fuadi maupun H. Basri aktif berbaur dengan masyarakat, mulai dari menyiapkan bahan makanan hingga memasak untuk kebutuhan kenduri. Sikap tersebut mendapat apresiasi dari warga yang menilai bahwa tradisi gotong royong harus tetap menjadi budaya, siapa pun nantinya yang dipercaya memimpin gampong.

Persaingan keduanya diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam kontestasi Pilchik Tualang Teungoh. Masing-masing memiliki kekuatan dan basis dukungan yang berbeda.

Anwar Fuadi, yang akrab disapa Ogek, dikenal memiliki dukungan yang cukup kuat dari kalangan generasi muda. Rekam jejaknya di pemerintahan gampong juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Pemuda, Kepala Dusun, hingga Sekretaris Desa, sehingga dinilai memahami tata kelola pemerintahan gampong dari berbagai tingkatan.

Sementara itu, H. Basri, SH., MH, dikenal luas sebagai tokoh masyarakat yang memiliki basis dukungan dari kalangan jamaah dan tokoh-tokoh gampong. Pengalamannya selama bertugas di institusi kepolisian menjadi nilai tambah tersendiri. Ia pernah mengemban amanah sebagai Kapolsek, Kasubdit di Polda, Kepala SPKT, hingga Kepala BNNK Langsa. Saat ini, H. Basri juga dipercaya sebagai Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Gampong Tualang Teungoh.

Dengan latar belakang yang berbeda, masyarakat kini dihadapkan pada pilihan antara pengalaman birokrasi pemerintahan gampong dan pengalaman panjang di bidang kepemimpinan serta penegakan hukum.

Meski tensi politik diperkirakan terus meningkat menjelang hari pencoblosan, momen kebersamaan pada Kenduri 1 Muharram menjadi pesan bahwa pesta demokrasi di tingkat gampong tetap harus menjunjung tinggi nilai persaudaraan, adat, dan budaya Aceh.

Kini, seluruh mata masyarakat Tualang Teungoh tertuju pada tanggal 19 Juli 2026. Siapa yang akan memperoleh mandat rakyat masih menjadi tanda tanya. Yang pasti, pertarungan ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua kandidat sama-sama memiliki modal pengalaman, jaringan pendukung, dan rekam jejak yang kuat di tengah masyarakat. (wan atjeh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *