BeritaBerita TerkiniDaerahNasionalPeristiwa

Mahasiswa Geruduk Kejari Aceh Singkil, Yunus Pimpin Aksi Desak Usut Proyek Safras Rp4 Miliar

150
×

Mahasiswa Geruduk Kejari Aceh Singkil, Yunus Pimpin Aksi Desak Usut Proyek Safras Rp4 Miliar

Sebarkan artikel ini

Aceh Singkil–1kabar.com Gelombang protes mahasiswa kembali menggema di Kabupaten Aceh Singkil. Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil, menuntut aparat penegak hukum segera mengusut dugaan kejanggalan dalam proyek Safras senilai Rp4 miliar.

Aksi yang berlangsung tegas namun tetap kondusif ini dipimpin langsung oleh Yunus selaku Ketua Koordinator Lapangan (Korlap). Para mahasiswa tampak membawa berbagai poster dan spanduk berisi tuntutan keras, seperti *“Musnahkan Koruptor di Aceh Singkil”, “Panggil dan Periksa Ketua Koperasi”, hingga “Usut Tuntas Proyek Safras Rp4 Miliar”

Baca juga Artikel ini  Arief Martha Rahadyan: HUT ke-18 Bawaslu Jadi Momentum Perkuat Integritas Demokrasi

Dalam orasinya, Yunus menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dugaan penyimpangan anggaran yang harus segera diusut secara transparan dan profesional.

> “Aksi ini murni suara mahasiswa. Kami mendesak Kejari agar serius mengusut proyek Safras Rp4 miliar yang diduga bermasalah,” tegas Yunus di hadapan massa aksi.

Mahasiswa juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Mereka menilai, proyek dengan nilai miliaran rupiah tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan.

> “Kami datang bukan tanpa dasar. Proyek ini harus dibuka ke publik karena diduga banyak kejanggalan. Jangan sampai uang rakyat disalahgunakan!” teriak salah satu orator.

Baca juga Artikel ini  Arief Martha Rahadyan Apresiasi Kebijakan Efisiensi Pemerintah, Nilai Langkah Strategis Dorong Kemajuan Nasional

Selain itu, massa aksi mengingatkan bahwa lambannya penanganan kasus dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Yunus kembali menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Ia bahkan mengisyaratkan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tidak ada langkah konkret dari pihak Kejari.

Sementara itu, pihak Kejari Aceh Singkil dikabarkan menerima perwakilan mahasiswa untuk melakukan audiensi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait langkah hukum yang akan diambil.

Baca juga Artikel ini  Bupati bersama Wakil Bupati Deli Serdang Jenguk Korban Longsor Sibolangit di RSUD Pancur Batu

Aksi ini pun menyita perhatian publik, terutama di media sosial. Banyak pihak memberikan dukungan terhadap langkah mahasiswa sebagai bentuk kontrol sosial dalam mengawasi penggunaan anggaran negara.

Dengan semangat “Berani Jujur Hebat”, mahasiswa berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Publik kini menanti: akankah proyek Rp4 miliar ini diusut tuntas, atau berlalu tanpa kejelasan?

Redaksi: 1kabar.com | Syahbudin Padang