DaerahBeritaBerita TerkiniNasionalPariwisataPemerintahPolriTNI

“Program Sanitasi DAK 2024 di Subulussalam Mangkrak, Warga Kecewa”

741
×

“Program Sanitasi DAK 2024 di Subulussalam Mangkrak, Warga Kecewa”

Sebarkan artikel ini

Sumber Foto yang digunakan diambil dari akun Facebook “Iponk Iponk”.

Subulussalam |1kabar.com.  Minggu/06/2025, Progam batuan MCK kepada 450 rumah di Pemko Subulussalam tahun 2024 menyisakan preseden buruk dimata publik akibat hingga Juni 2025 belum selesai dikerjakan alias Mangkrak, Minggu ( 29/6/2025 )

Program bantuan Sanitasi itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Kementerian PUPR tahun 2024, tersebar di 9 ( sembilan ) desa Se-Kota Subulussalam diantaranya Desa Sikelondang, Buluh Dori, Subulussalam Selatan, Kuta Tengah, Penuntungan, Jontor, Lae Motong, Lae Mate serta dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang dibentuk dan di SK kan oleh kepala desa setempat.

Baca juga Artikel ini  Gerebek Sarang Narkoba, TNI-Polri Amankan Seorang Pengedar Sabu dan Musnahkan Barak Narkoba di Desa Serbajadi

Dasar keterangan Ir. Alhaddin Kadis PUPR kota Subulussalam, itu program Sanitasi DAK 2024 dikerjakan oleh KSM secara swakelola dan uangnya masuk ke rekening KSM. Sepengetahuan beliau, belum dibayarnya dana tahap – 3 oleh Pemko Subulussalam dikarenakan belum adanya Peraturan Walikota ( Perwal ) masuk ke daftar utang APBK di tahun 2025, tutupnya

Baca juga Artikel ini  Ribuan Warga Kota Takengon Meriahkan Jalan Santai Hari Bhayangkara ke-79

Dasar keterangan Kadis PUPR itu, kuat dugaan dananya sudah ditransfer 100% dari pusat ke Kas Pemko Subulussalam namun kuat dugaan 30% sisa dana yang belum disalurkan ke Kas KSM dialihkan ke program lain. Apa penyebab belum adanya Perwal tersebut, media ini belum berhasil meminta klarifikasi pihak terkait

Untuk diketahui besaran dana setiap KSM diberikan 600 Juta dengan jumlah MCK yang harus dibangun sebayak 50 ( Lima Puluh ) unit. Dengan demikian per satu MCK menelan biaya 12 juta rupiah.

Baca juga Artikel ini  Rapat Paripurna DPRD Deli Serdang Pembahasan LKPD dan KUA-PPAS Gagal : Ketua DPRD Deli Serdang Tidak Hadir, Pembahasan Anggaran APBD Tahun 2025 Terhambat, Rakyat Kecewa dan Publik Terguncang

Sejumlah warga penerima perlahan – lahan dan seorang demi seorang begitu pula secara bersama – sama sudah keberatan dan bertanya – tanya sampai viral dimedia online serta Media sosial mengapa MCK itu tak kunjung selesai dikerjakan hingga dapat dimanfaat sebagaimana mestinya.

Redaksi:Team// Fast Respon counter Polri Nusantara