Subulussalam –1kabar.com. Di balik seragam Brimob yang identik dengan ketegasan dan kewibawaan, tersimpan sosok perwira muda yang memiliki jiwa kepemimpinan berimbang. Dialah AKP Jaya Putra, S.H. Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh.
Sebagai seorang komandan, AKP Jaya Putra dikenal disiplin, tegas, dan profesional dalam memimpin anak buahnya. Namun di sisi lain, ia juga menaruh perhatian besar pada masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu. Filosofi yang ia pegang sederhana: **Brimob tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi rakyat.
Berbeda dengan kesan kaku yang sering melekat pada aparat, AKP Jaya Putra justru berusaha menghadirkan wajah Brimob yang ramah dan humanis. Ia kerap turun langsung ke lapangan, berbaur dengan warga, mendengar keluh kesah mereka, dan ikut serta dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Program Jum’at Berkah yang rutin digelar di Subulussalam menjadi salah satu bukti nyata. Di bawah kepemimpinannya, personel Brimob membagikan makanan dan minuman kepada jamaah masjid maupun masyarakat sekitar. Aksi sederhana itu tak jarang mengundang senyum dan rasa haru dari warga yang merasakan kepedulian tulus dari aparat keamanan.
Kami ingin Brimob hadir bukan hanya saat ada gejolak atau masalah, tapi juga di saat masyarakat membutuhkan kehangatan dan kepedulian,” ungkap AKP Jaya Putra.
Sisi lain dari sosoknya yang jarang diketahui publik adalah kepeduliannya pada masyarakat kurang mampu. Ia sering menginisiasi kegiatan bakti sosial, santunan anak yatim, hingga bantuan untuk warga dhuafa. Bagi AKP Jaya Putra, berbagi adalah bentuk rasa syukur atas amanah yang ia emban.kekuatan Brimob tidak hanya ada pada senjata dan barisan, tetapi juga pada hati yang mau berbagi. Dari situlah lahir kepercayaan masyarakat,” katanya.
Sebagai Danki, AKP Jaya Putra dituntut untuk memimpin dengan ketegasan. Namun, ia tidak pernah melupakan pentingnya pendekatan persuasif. Di hadapan anak buah, ia tampil sebagai sosok pemimpin yang disiplin, tapi juga merangkul. Sementara di mata masyarakat, ia adalah figur polisi yang humanis, rendah hati, dan penuh kepedulian.
Keseimbangan inilah yang membuatnya dihormati baik oleh bawahan maupun masyarakat. Tegas dalam tugas, namun lembut hati dalam pelayanan.
Bagi warga Subulussalam, kehadiran AKP Jaya Putra membawa warna baru dalam hubungan masyarakat dengan Brimob. Ia berusaha mengikis jarak antara aparat dan rakyat dengan tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata.
Sosoknya menjadi teladan bahwa seorang anggota Brimob bisa tampil gagah di medan tugas, sekaligus hadir hangat di tengah-tengah masyarakat. Dengan semangat berbagi dan pengabdian, AKP Jaya Putra membuktikan bahwa Brimob adalah sahabat rakyat
Red: Syahbudin Padank





