Wanhor Ibrahim Tarigan : “DPD Partai Demokrat Provinsi Sumut Vakum Berharap Musda Disegerakan Bila Perlu Musdalub Atau Pilih Plt Ketua”

Teks Foto : Wakil Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara, Ibrahim Tarigan/(Doks Foto/1kabar.com/Suwandi Purba)

1kabar.com — MEDAN | Wakil Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara, Ibrahim Tarigan meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menyegerakan Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara mengingat kepengurusan dibawah Ketua Lokot Nasution vakum dan dinilai gagal.

Ia menyebut Musyawarah Daerah (Musda) mendesak untuk digelar demi menyelamatkan Partai Demokrat.

“Situasi ditubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara sudah sangat genting. Partai Demokrat ini seperti lumpuh karena hanya ketua dan segelintir orang saja yang mengurus partai. Sementara 300-an fungsionaris tak dilibatkan,” kata Ibrahim Tarigan kepada wartawan di Medan, Selasa (29/09/2026).

Akibat ketidak becusan Lokot Nasution dalam mengurus partai, konsolidasi organisasi serta soliditas kader sangat lemah. Pamor Partai Demokrat pun dimata publik Sumatera Utara saat ini redup.

Situasi ini disebutnya sudah tidak menjadi rahasia umum baik dikalangan internal maupun dikalangan masyarakat luas.

Bahkan banyak fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dibawah kepemimpinan Lokot Nasution kini mengajukan pengunduran diri resmi sebagai pengurus karena kecewa tidak dilibatkan.

Sebahagian fungsionaris malah ada yang pindah partai.

“Saya selaku wakil ketua dewan kehormatan tidak kenal dengan ketua dewan kehormatan karena belum pernah ada rapat dewan penasehat yang difasilitasi pengurus harian.
Begitu juga tidak pernah mendengar dan mengetahui adanya rapat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang melibatkan semua fungsionaris,” tegas Ibrahim Tarigan.

Meski kondisi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dibawah kepemimpinan Lokot Nasution sedang tidak baik-baik saja, namun Ibrahim Tarigan yang dikenal sebagai tokoh pemuda menyebut kader maupun fungsionaris yang betul-betul mencintai Partai Demokrat tetap eksis membangun silaturahmi termasuk membentuk jaringan ke akar rumput.

Ia mengatakan sesungguhnya dibawah kepemimpinan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) animo masyarakat luas untuk bergabung ke Partai Demokrat di Provinsi Sumatera Utara sangat tinggi. Sayangnya aspirasi tersebut tak tersahuti karena Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tidak terbuka karena terkesan dikelola oleh hanya sekelompok orang.

” Saya mewakili salah satu fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara menyampaikan permohonan kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekretaris Jenderal, Kepala BPOKK untuk segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Jika perlu demi menyelamatkan partai bisa digelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) atau bahkan dihunjuk Pelaksana Tugas (Plt),” ungkapnya.

Ibrahim Tarigan mewanti-wanti jika Lokot Nasution dilanjutkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara maka perolehan suara dan kursi Partai Demokrat di seluruh Kabupaten/Kota semakin anjlok karena ketidakpeduliannya.

Terlihat Lokot Nasution tidak berbaur ke tengah masyarakat dan justru publik mengenalnya karena berita negatif perihal dugaan kasus korupsi proyek kereta api yang disebut-sebut melibatkan namanya.

Ia menyebut para kader Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara berharap sosok Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) periode mendatang adalah pemimpin yang harus mempunyai jejak digital bersih dari korupsi, mengayomi dan nasionalis yang bisa diterima masyarakat dari segala suku dan agama.

Ibrahim ymenegaskan kritisi yang disampaikannya maupun yang disampaikan oleh kader serta fungsionaris lainnya adalah bagian dari kecintaan terhadap partai.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *