Arus Balik Idul Adha Padati Jalur Timur–Banda Aceh, Kemacetan Parah Terjadi di Beureunuen dan Kuta Blang

Caption : kendaraan menuju arah timur Aceh nama lenggang

Banda Aceh | 1kabar.com – Arus balik Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mulai memadati jalur utama lintas nasional Aceh pada Jumat (29/5/2026) atau hari ketiga Idul Adha. Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan dari wilayah timur menuju Kota Banda Aceh mengalami peningkatan signifikan, menyebabkan kepadatan hingga kemacetan panjang di sejumlah titik.

Sepanjang ruas jalan Banda Aceh–Sigli, arus kendaraan dari arah timur menuju Banda Aceh terpantau padat. Ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat bergerak menuju ibu kota provinsi setelah menghabiskan masa libur dan perayaan Idul Adha bersama keluarga di kampung halaman.

Salah satu titik kemacetan terparah terjadi di kawasan Beureunuen, Kabupaten Pidie. Sejak hari pertama Idul Adha, antrean kendaraan dilaporkan mengular mulai dari simpang menuju Jalan Tangse hingga kawasan SPBU Beureunuen. Kendaraan hanya dapat bergerak perlahan akibat tingginya volume lalu lintas yang melintas di kawasan tersebut.

Selain Beureunuen, kemacetan panjang juga terjadi di kawasan Jembatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Sejak jembatan utama di lokasi tersebut putus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu, kemacetan hampir selalu terjadi, terutama pada masa libur panjang dan hari besar keagamaan.

Berdasarkan amatan di lapangan, sejak perayaan Idul Adha tahun ini kemacetan di kawasan Kuta Blang dapat mencapai dua jam bahkan lebih. Antrean kendaraan tampak mengular panjang dari kedua arah, terutama pada jam-jam padat.

Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di kawasan jembatan penghubung antara Penteut dan Bayu. Arus lalu lintas dari arah timur terpantau relatif lengang dan lancar. Namun sebaliknya, kendaraan dari arah barat mengalami perlambatan cukup signifikan. Kemacetan di lokasi tersebut dilaporkan dapat mencapai 30 menit hingga satu jam, tergantung volume kendaraan yang melintas.

Menariknya, arus kendaraan dari Banda Aceh menuju wilayah timur Aceh pada hari ketiga Idul Adha justru terlihat lebih lengang. Kondisi lalu lintas dari arah Banda Aceh menuju Sigli, Bireuen, Lhokseumawe hingga Aceh Timur relatif normal dan tidak menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang berarti.

Fenomena ini menunjukkan bahwa puncak arus balik masyarakat menuju Banda Aceh mulai terjadi sejak hari ketiga Idul Adha. Banyak warga yang memilih kembali lebih awal untuk mempersiapkan aktivitas kerja dan kegiatan lainnya setelah libur hari raya berakhir.

Pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar, menjaga keselamatan berkendara, mematuhi arahan petugas lalu lintas, serta memperhitungkan waktu perjalanan mengingat sejumlah titik kemacetan masih berpotensi terjadi. (A71)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *