Kinerja Positif KAI Divre I Sumut : “7 Kabupaten di Sumut Dilintasi Pengangkut CPO Tembus 85,7 Ribu Ton Periode Januari Hingga September 2026”

Teks Foto : Kereta Api Pengangkut Logistik/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Yoeli Siregar)

1kabar.com – MEDAN | Sebanyak 7 Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memiliki jalur kereta api yang mendukung distribusi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

Ketujuh daerah tersebut yakni Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Utara.

Manager Humas Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut), Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pihaknya mengoperasikan empat stasiun untuk mendukung aktivitas pemuatan Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara (Sumut).

Keempat stasiun tersebut adalah Stasiun Perbaungan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Perlanaan, dan Stasiun Pulu Raja.

Stasiun-Stasiun itu terhubung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Adolina, Pabatu, Gunung Bayu, dan Pulu Raja.

“Keempat Stasiun yaitu Stasiun Perbaungan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Perlanaan dan Stasiun Pulu Raja yang terhubung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Adolina, Pabatu, Gunung Bayu, Pulu Raja,” ujar Anwar, Minggu (25/10/2026).

Ia menjelaskan, selama Periode Januari hingga September 2026, Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) telah mengangkut 85,7 ribu ton Crude Palm Oil (CPO).

Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen sepanjang 2026.

“Periode Januari sampai dengan September 2026, kami telah mengangkut 85,7 ribu ton minyak sawit mentah dalam mendukung distribusi komoditas perkebunan di Sumatera Utara,” katany.

Menurut Anwar, kereta api memiliki kapasitas angkut yang besar dalam satu rangkaian sehingga dapat menunjang distribusi komoditas perkebunan, khususnya Crude Palm Oil (CPO).

Lebih lanjut, ia menyebutkan Sumatera Utara memiliki 21 Daerah yang menjadi wilayah penghasil kelapa sawit.

“Namun, 14 Daerah di antaranya belum dilintasi jalur kereta api, sedangkan tujuh kabupaten lainnya telah memiliki akses jalur kereta api,” pungkasnya.(1kbr/mdn/yl40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *