Berita TerkiniPeristiwa

TNI-POLRI Serta Stakeholder Terkait Siap Amankan Pemilu 2024 Di Sulut

238
×

TNI-POLRI Serta Stakeholder Terkait Siap Amankan Pemilu 2024 Di Sulut

Sebarkan artikel ini

Manado Sulut | 1kabar.com

Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto Pimpin Langsung Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024 Operasi yang digelar Polda Sulawesi Utara dan seluruh jajaran dalam rangka Pengamanan seluruh tahapan Pemilu diawali dengan Gelar Pasukan bertempat di halaman Polda Sulut, Selasa (17/10/23).

Dalam himbauannya Kapolda menyampaikan : “Operasi ini akan dilaksanakan selama 222 hari, sejak tanggal 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024. Ini menandakan bahwa pelaksanaan pengamanan rangkaian kegiatan Pemilu sudah mulai dilaksanakan,” katanya.

Lebih lanjut Setyo menyampaikan Operasi Mantap Brata ini diikuti oleh 261.695 personel di seluruh Indonesia, yang didukung oleh personel TNI dan seluruh stakeholder terkait, yang siap untuk melaksanakan segala penugasan.

Baca juga Artikel ini  Sat Reskrim Berhasil Mengungkap Pelaku Yang Membuang Bayi di Perkebunan Teh, Ternyata Sepasang Kekasih di Sidamanik

“Di Sulawesi Utara sendiri Pasukan Polri yang diturunkan sebanyak kurang lebih 6000 personel yang berasal dari Polda Sulut dan seluruh jajaran atau 2/3 kekuatan yang ada,” tandasnya.

Dirinya menambahkan Meskipun demikian, ia berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu menyukseskan Pemilu 2024.

“Kepada seluruh masyarakat, mari bersama TNI Polri dan seluruh stakeholder untuk menjaga situasi agar keamanan, ketertiban di Sulut tetap terjaga secara kondusif dan bisa melaksanakan aktifitas kemasyarakatan dengan sebaik-baiknya,” tegas Irjen Pol Setyo.

Baca juga Artikel ini  Sat Reskrim Polres Dairi Berhasil Ringkus 2 Wanita Kasus Pencurian di Jalan Pemuda Kecamatan Sidikalang

Berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu, terdapat 5 provinsi dan 85 Kabupaten/kota di Indonesia yang berkategori kerawanan tinggi, serta berdasarkan IKP Tahap III Polri, terdapat 2 provinsi dan 1 kabupaten/kota berkategori sangat rawan, dan Sulawesi Utara dianggap sebagai salah satunya.

“Bawaslu sudah menetapkan bahwa daerah Sulut salah satu daerah yang sangat rawan dalam Pemilu. Mari kita ubah yang sangat rawan itu menjadi aman. Dan saya yakin masyarakat mendukung untuk merubah dari sangat rawan menjadi aman,” katanya.

Kapolda juga mengajak kepada semua masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita hoaks.

Baca juga Artikel ini  Tidak Berkutik, Polsek Patumbak Ringkus Pencuri 2 HP di Rumahnya

“Jangan mudah masyarakat terpengaruh dengan berita yang sangat tidak bisa dipertangunggjawabkan dengan sumber yang tidak jelas, yang dengan sengaja diciptakan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif,” ujar Kapolda.

Kepada para peserta Pemilu, ia juga mengimbau agar semakin dewasa dalam berpolitik “Harapannya makin dewasa, makin bisa mengajak masyarakat melaksanakan Pemilu dengan langsung, umum, bebas dan adil,” tutup Kapolda.

Hadir dalam kegiatan tersebut personel TNI-Polri, dan seluruh stakeholder terkait, juga Forkopimda Sulut, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Jan de Fretes, para PJU Polda, KPU, Bawaslu, perwakilan parpol dan wartawan. (talia).