Deli Serdang | 1kabar.com
Proyek yang menelan anggaran bernilai fantastis itu di nilai bermasalah lantaran tidak sesuai bestek.
Proyek pembangunan Jembatan Paluh Merbau Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang,Provinsi Sumatera Utara terancam gagal.
Amatan Wartawan di tempat langsung ke lokasi,melihat adanya di dalam plang tertera proyek tersebut di kerjakan oleh CV.Karunia Alam,Nomor : Kontrak 050/3934/DPUPR/DS/2021, sumber dana APBD 2021 senilai Rp.12.932.088.000,00 (dua belas milliar sembilan ratus tiga puluh dua juta delapan puluh delapan ribu rupiah).
Sementara tersebut masa kontrak kerja hanya tinggal dua kalender atau 60 hari lagi.Waktu pengerjaan bulan November 2021 sampai dengan September 2022.
Menurut pekerja di lokasi menyebutkan,akan di bangun dua tiang penyanggah jembatan di atas sungai.Namun secara kasat mata masih satu penyanggah yang tampak di kerjakan.Sedangkan waktu pengejaan hanya tinggal dua bulan lagi,tiang penyangga yang satu lagi belum ada progres signifikan.
Hasil pantauan di lokasi,pada hari Sabtu tanggal (25/06/2022) yang lalu, hanya ada 6 (enam) orang pekerja melakukan aktivitas sedang mengikat besi tikar untuk tiang penyanggah jembatan.
Untuk menjawab pertanyaan warga masyarakat,kondisi proyek yang terancam gagal itu di informasikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang,Darwin Zein,S.Sos pada hari Senin tanggal (27/06/1022) yang lalu melalui lewat jalur via WhatsApp pribadinya.
Apakah pengerjaannya akan terkejar. Pertanyaan ini selalu terngiang-ngiang di hati warga masyarakat yang tiap hari melihat yang hendak pergi ke kebun mau pun ke pasar.
Kemudian,pada hari Kamis tanggal (28/07/2022) yang lalu Wartawan kembali menyambangi di tempat ke lokasi proyek pembangunan jembatan tersebut.Kali ini tampak ada 10 orang pekerja sedang mengikat besi untuk pondasi tiang jembatan di salah satu bagian sisi jembatan.
Namun sayang,hingga berita ini di terbitkan,pejabat yang di gaji rakyat itu tidak kunjung memberikan tanggapan,entah apakah lagi sibuk atau ” tak peduli “, hanya Tuhan yang tahu.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang,Janso Sipahutar sedikit memberikan tanggapan dan hanya di jawab datar-datar dan irit bicara.
Usai memantau proyek,Wartawan menginformasikan beberapa temuan yang di nilai janggal kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kabupaten Deli Serdang melalui lewat via WhatsApp hari itu juga.
Nanti kita chek iya,terima kasih,” katanya.(Z01/S79)





