Deli Serdang | 1kabar.com
Hati orang tua mana didunia ini yang tidak akan terenyuh sesaat anak kesayangannya dipukuli oleh mantan atasannya, apalagi dia sudah sebatang kara setelah ditinggal pergi oleh istrinya dari 16 tahun lalu. Hal ini dialami oleh Bapak berinisial Tum berusia (57 tahun) seorang Petugas Trantib di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.
Dengan suara bergetar dan sedih, ia memulai ceritanya kepada wartawan dikediamannya di Dusun 9, Desa Pardamean, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat,(29/05/2026).
“Sudah-sudahlah Bang, jika ku ceritakan kronologisnya kejadian tersebut, akan mengulang kesedihan dan ketidak mampuanku melindungi serta membela anak yang kusanyangi disaat orang lain menganiaya dirinya.,” ucapnya kepada wartawan dengan nada sedih, Sabtu (30/05/2026).
Ia lalu melanjutkan ceritanya. Pada hari itu, setelah 2 hari berinisial RLD dilantik Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang pada 22 Januari 2026 lalu ia marah-marah sama anakku berinisial PP alias Prayogi Pangestu berusia (21 tahun) lalu melayangkan tinjunya berulang kali ke bagian dada dan perutnya hingga Yogi sampai mundur beberapa langkah kebelakang akibat kuatnya pukulan tinju tersebut, kejadian itu di sore hari di Tempat Pengolahan Sampah (TPS 3R) Jalan Karya Asih depan Dinisa Perhubungan Kabupaten Deli Serdang dan kejadian itu disaksikan orang banyak, para petugas kebersihan, supir, dan para mandor kebersihan namun mereka hanya menonton tanpa ada peduli, apakah karena takut sama si Rio atau memang tak peduli dengan kami yang susah ini,” ungkapnya lirih penuh luka dihatinya, Sabtu (30/05/2026).
Ungkapnya lagi, akibat kejadian itu, ke esokannya kami berupaya membuat Laporan Polisi ke Polsek Lubuk Pakam, namun di Polsek Lubuk Pakam kami malah diarahkan agar membuat Laporan Polisi ke Polsek Tanjung Morawa. Karena kami tidak memiliki biaya, akhirnya rencana tersebut kami urungkan.
Tum setiap hari kerja hanya mengandalkan sepeda tuanya untuk transport pulang-pergi dari Tanjung Morawa ke Lubuk Pakam.
“Untuk saat ini Yogi telah pergi merantau ke daerah Duri, Pekan Baru. Semoga dia sehat selalu dan betah tinggal disana,” katanya tertunduk lesu, Sabtu (30/05/2026).
Ada beberapa orang narasumber menyampaikan kepada wartawan di Kantor Camat Lubuk Pakam yang tidak berkenan namanya disebutkan mereka dituliskan mengatakan. “Memang atas apa yang menimpa Yogi tersebut kami sangat menyayangkan dan turut prihatin. Memang semasa RLD menjadi Camat Lubuk Pakam kami sering bersikap arogan dan kasar (abuse of power), karena beliau merasa orang dekat Bupati dan sering ikut rombongan Bupati kemana-mana dan yang lucunya pada saat itu kami pun dilarang ketemu langsung sama Pak Bupati harus lewat dia. Oleh karena itu, kami sangat senang semenjak dia dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, karena secara otomatis dia tidak lagi jadi pimpinan kami,” ujarnya mereka sambil bercanda.(1kbr/ds/jntbn)












