Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang Masuk 125 Besar KEN 2026 yang Dikurasi Kemenparekraf

Teks Foto : Festival Budaya Berlabuh di Deli Serdang Masuk 125 Besar KEN 2026 yang Dikurasi Kemenparekraf/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Kominfostan)

1kabar.com – Deli Serdang | Berawal dari inisiatif para Alumni Duta Wisata sejak 2023, Festival Budaya Berlabuh di Kabupaten Deli Serdang terus berkembang hingga masuk dalam 125 besar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang dikurasi Kementerian Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, Berlabuh menjadi salah satu ruang promosi kekayaan seni dan budaya daerah sekaligus sarana memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Deli Serdang.

Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Duta Wisata Deli Serdang dan seluruh pihak yang konsisten mengembangkan festival tersebut.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen mendukung kegiatan seni, budaya, dan olahraga melalui berbagai program dan event daerah setiap tahunnya.

Hal itu disampaikannya saat membuka Festival Budaya Berlabuh di Lapangan Tengku Raja Muda, Kecamatan Lubuk Pakam, pada Jumat malam (30/10/2026).

Ia berharap Berlabuh terus berkembang menjadi agenda budaya yang dinantikan setiap tahun dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui keterlibatan pelaku UMKM dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap Berlabuh di Kabupaten Deli Serdang dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya yang dinantikan setiap tahunnya, bahkan menjadi tren bagi Kabupaten/Kota lainnya,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Femmy Indriyani Dalimunthe, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Berlabuh yang tumbuh dari kreativitas para Alumni Duta Wisata Deli Serdang.

Menurutnya, keberhasilan masuk dalam 125 besar KEN 2026 menunjukkan bahwa potensi budaya lokal Deli Serdang memiliki daya tarik dan daya saing untuk dikembangkan di tingkat nasional maupun internasional.

Femmy juga menyebutkan bahwa Kabupaten Deli Serdang memiliki kekayaan destinasi wisata dan budaya, mulai dari Desa Wisata Buluh Awar, Kampung Lama, hingga tradisi lokal seperti Munjung.

Rangkaian kegiatan Berlabuh di Kabupaten Deli Serdang 2026 menghadirkan pagelaran budaya, kunjungan ke desa wisata, pameran UMKM, serta program edukatif Belajar Bersama Karya Maestro.

Menurut Femmy, rangkaian kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi tontonan seni, tetapi juga ruang perjumpaan lintas budaya yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif, membuka peluang kerja, serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.

Ketua Panitia, Nurhadianto Pakpahan, berharap penyelenggaraan Berlabuh dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor perhotelan, penginapan, dan UMKM. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya apresiasi seni di kalangan anak-anak dan generasi muda.

Festival tahun ini mengusung tema, “Sepilin Berbilang Rona, Seiras Berbilang Rasa.” Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang Pakpung oleh Wakil Bupati, dilanjutkan penyerahan Piagam Pariwisata Kabupaten Deli Serdang, persembahan wastra daerah, serta parade kontingen yang menampilkan kekayaan seni dan budaya dari berbagai daerah.

Turut hadir Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Asniar Lom Lom Suwondo, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, Terang Dewi Susanti Ujung, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, perwakilan Konsultan Turki Putra Ario, Penggiat Seni dan Sanggar, serta Delegasi Kabupaten/Kota.(1kbr/ds/zl40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *