Aceh Tengah-1kabar.com
Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026) di Gedung Olahraga (GOR) Gentala, Kampung Merah Mersa, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 19 hingga 21 Juni 2026 tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi para pesilat muda dari berbagai perguruan dan kontingen di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Sebanyak ratusan atlet turut ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan berbagai kategori tingkat SD/MI. Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh pertandingan berlangsung tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, serta persaudaraan yang menjadi bagian penting dalam olahraga pencak silat.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Aceh Tengah, Irmi Bukit, S.Pd.I., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut, mulai dari Polres Aceh Tengah, panitia pelaksana, wasit, juri, pelatih, hingga para orang tua atlet.
“Alhamdulillah pelaksanaan kejuaraan ini telah berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang disepakati oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kegiatan ini bukan hanya mencari juara, tetapi menjadi sarana pembinaan atlet agar memiliki mental bertanding yang baik serta karakter yang kuat,” ujar Irmi Bukit.
Menurutnya, kualitas pertandingan yang ditampilkan para atlet selama tiga hari pelaksanaan tergolong sangat baik. IPSI Aceh Tengah melihat banyak atlet potensial yang memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing pada ajang yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Sangat berpotensi. Bahkan atlet-atlet dari Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues memiliki peluang untuk dipersiapkan mengikuti PORA 2027 maupun event yang lebih besar seperti PON pada masa yang akan datang,” katanya.
Berdasarkan hasil perolehan medali, sejumlah perguruan dan kontingen menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Dari data panitia, Perguruan Tapak Suci Aceh Tengah menjadi salah satu perguruan yang tampil menonjol pada kejuaraan kali ini dengan raihan lima medali emas, tujuh perak, dan empat perunggu.
Sementara itu, Kontingen Bener Meriah berhasil menjadi peraih medali emas terbanyak dengan mengumpulkan 12 emas, 4 perak, dan 8 perunggu. Adapun Kontingen Gayo Lues memperoleh 3 emas, 5 perak, dan 2 perunggu.
Ketua IPSI Aceh Tengah menegaskan bahwa pembinaan terhadap atlet-atlet berprestasi akan terus dilakukan sesuai kemampuan organisasi dan dukungan berbagai pihak.
Ia juga mengapresiasi dukungan Polres Aceh Tengah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam pembinaan olahraga pencak silat. Bahkan, berdasarkan penyampaian pihak kepolisian saat acara penutupan, kejuaraan serupa diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara pada tahun-tahun mendatang.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar atlet, pelatih, perguruan pencak silat, dan masyarakat dari berbagai daerah. Kehadiran para peserta dan dukungan masyarakat menunjukkan bahwa pencak silat masih menjadi olahraga yang diminati generasi muda serta memiliki peran penting dalam pembentukan karakter.
IPSI Aceh Tengah berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembinaan atlet, termasuk peningkatan sarana dan prasarana olahraga, sehingga prestasi pencak silat daerah dapat terus berkembang.
Menutup kegiatan tersebut, Irmi Bukit berpesan kepada generasi muda agar terus mencintai dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Jangan pernah bosan-bosan berlatih dan terus berlatih. Prestasi hanya dapat diraih melalui disiplin, kerja keras, dan semangat yang tidak mudah menyerah,” pungkasnya.
Perolehan Medali Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah 2026 Tingkat SD/MI:
1. Persinas Aceh Tengah: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu.
2.Tari Guel Aceh Tengah: 3 perunggu.
3.BS Melati: 1 perunggu.
4.Kilat Barat: 2 perak, 3 perunggu.
5.Tapak Suci Aceh Tengah: 5 emas, 7 perak, 4 perunggu.
6.SMI: 2 perak, 5 perunggu.
7.Gayo Lues: 3 emas, 5 perak, 2 perunggu.
8.MP Aceh Tengah: 2 emas, 4 perak, 4 perunggu.
9.Bener Meriah: 12 emas, 4 perak, 8 perunggu.
10.Tunas Nusantara: 1 emas, 1 perak, 5 perunggu.
11.PSHT Aceh Tengah: 1 emas, 6 perunggu.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat nilai sportivitas, persatuan, dan pelestarian budaya bangsa melalui olahraga pencak silat.”harap Irmi Bukit.(*)












