MEDAN | 1kabar.com
PT. Pertamina Patra Niaga memastikan layanan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Kota Medan dan sekitarnya kini telah kembali beroperasi normal, Rabu (15/07/2026).
Peningkatan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam beberapa hari terakhir terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran yang mendorong kenaikan mobilitas.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan meningkatnya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Medan direspons dengan percepatan penguatan kapasitas distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.
“Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian. Kami segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, serta optimalisasi operasional sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal,” ujar Kitty Andhora dalam siaran pers yang diterima 1kabar.com, Rabu (15/07/2026).
Sebagai langkah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga menambah 10 Unit Mobil Tangki Operasional, 30 Unit Mobil Tangki Spot Charter, serta memperkuat Personel Distribusi dengan tambahan 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat dan dukungan 16 Personel dari Bekangdam.
Perusahaan juga terus melakukan pembinaan dan penindakan atas pelanggaran disiplin terhadap seluruh mitra operasional guna memastikan proses distribusi berjalan sesuai standar keselamatan, kepatuhan, dan keandalan.
Selain itu, operasional Fuel Terminal Medan dan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dioptimalkan selama 24 jam untuk mempercepat penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke masyarakat.
Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Pada 14 Juli 2026, realisasi penyaluran 104 persen dari target harian, dengan pengoperasian 149 Unit Mobil Tangki atau 115 persen.
Saat ini, operasional Fuel Terminal Medan telah berjalan normal dan seluruh proses distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berlangsung lancar. Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah membantu percepatan distribusi. Saat ini layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan telah beroperasi normal dengan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan optimal,” tutup Kitty Andhora.(1kbr/ss-40)












