Arief Martha Rahadyan Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Salurkan 52 Ton Bantuan Pascagempa Flores

JAKARTA|1Kabar.com

Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas langkah cepat dan berkelanjutan dalam menangani dampak gempa yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengiriman tambahan 25 ton logistik yang membuat total bantuan mencapai 52 ton merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana tetap terpenuhi.

Saya mengapresiasi langkah pemerintah yang terus bergerak dan tidak berhenti setelah fase awal bencana. Penyaluran tambahan 25 ton logistik hingga total mencapai 52 ton menunjukkan bahwa negara hadir dan terus bersama masyarakat dalam menghadapi situasi sulit ini,” ujar Arief.

Bantuan berupa makanan siap saji, air minum, sembako, obat-obatan, peralatan kesehatan, tenda, hingga dukungan akses air bersih sangat penting bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun fasilitas pendukung akibat bencana.

Dalam kondisi pascabencana, yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan untuk bertahan hidup, tetapi juga kepastian bahwa mereka tidak menghadapi masa pemulihan sendirian. Karena itu, keberlanjutan distribusi bantuan menjadi sangat penting,” katanya.

Arief juga mengapresiasi pola distribusi bantuan yang dilakukan melalui berbagai jalur, baik darat, udara maupun menggunakan helikopter untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

Distribusi tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor agar bantuan dapat diterima masyarakat secara cepat, tepat sasaran dan merata.

Bantuan telah menjangkau sejumlah wilayah terdampak, antara lain Labuan Bajo, Maumere, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Arief juga mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta semua pihak yang bekerja di lapangan. Mereka bukan hanya mengirimkan logistik, tetapi juga membawa pesan bahwa masyarakat terdampak tetap menjadi bagian penting dari perhatian negara,” pungkas Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *