MEDAN | 1kabar.com
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam hal pemberantasan narkoba. Setelah sebelum sarang narkoba di kawasan Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang diratakan dan dibumihanguskan, Minggu (09/08/2026).
Kini giliran sarang narkoba di bantaran Rel Kereta Api Tembung yang merupakan jalur Kereta Api Bandara yang disikat.
Penggerebekan dilakukan pada Sabtu (08/08/2027) sore kemarin dengan melibatkan Personel Gabungan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan.
Di pimpin Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, AKBP. Rafli Yusuf Nugraha, S.H., S.I.K., M.I.P, tim gabungan merangsek masuk ke Bantaran Rel Kereta Api Tembung dari beragam penjuru untuk mengepung sarang narkoba yang berdiri sepanjang 300 meter di Bantaran Rel Kereta Api Tembung.
Strategi matang itu pun berbuah manis, usai 3 pelaku yang satu diantaranya merupakan pengedar berhasil diringkus.
“Kami berhasil mengamankan 3 orang yang memiliki peran mulai dari pengguna, pengedar, hingga aktor intelektual dibalik sarang narkoba ini,” ungkap Rafli Yusuf Nugraha didampingi seluruh Perwira Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Minggu (09/08/2026).
Selain meringkus 3 pelaku, tim gabungan juga menyita narkoba yang jumlahnya tak biasa. Terdapat lebih dari 3 kilogram ganja disita dari barak-barak narkoba, mulai dari yang sudah dikemas menjadi paket siap edar dan ganja yang masih berbentuk bal.
Selain ganja, sejumlah paket sabu siap edar dan puluhan alat hisapnya, juga disita petugas dalam penggerebekan ini.
“Ada sekitar 3 kilogram ganja kami sita dan sejumlah barang bukti narkoba lainnya. Kami juga menyita 2 senapan angin dan belasan senjata tajam yang kami paham betul ini akan digunakan untuk menyerang petugas,” tambah Rafli Yusuf Nugraha, Minggu (09/08/2026).
Dalam penggerebekan ini, petugas sempat mendapat perlawanan dari oknum warga yang diduga bagian dari sindikat narkoba.
Petugas dilempari batu oleh oknum warga, meskipun akhirnya petugas berhasil mengendalikan keadaan dengan meletuskan sejumlah tembakan peringatan ke udara.(1kbr/inn0101/mdn/rl-40)












