Polemik Proyek Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Kembali Mencuat, Memicu Sorotan Anggota DPRD Kota Medan Desak Pemko Medan Agar Tidak Terus Membiarkan Penyelesaiannya Berlarut-Larut

Teks Foto : Polemik Proyek Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Kembali Mencuat, Memicu Sorotan Anggota DPRD Kota Medan Desak Pemko Medan Agar Tidak Terus Membiarkan Penyelesaiannya Berlarut-Larut/(Doks Foto/1kabar.com)

MEDAN | 1kabar.com

Polemik Proyek Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan kembali mencuat. Setelah menghabiskan anggaran yang tidak sedikit, kawasan yang digadang-gadang menjadi ikon ruang publik di Kota Medan itu masih menyisakan berbagai persoalan.

Kondisi tersebut memicu sorotan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Razudin Sagala mendesak Pemerintah Kota Medan agar tidak terus membiarkan penyelesaiannya berlarut-larut.

Desakan tersebut menjadi sinyal bahwa Proyek Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan belum sepenuhnya menjawab harapan masyarakat. Sejumlah fasilitas dinilai belum optimal, sementara publik masih menunggu kapan kawasan bersejarah itu benar-benar dapat dinikmati secara maksimal.

“Dalam keterangannya sebagaimana diberitakan, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Razudin Sagala menegaskan agar Pemerintah Kota Medan segera menyelesaikan berbagai persoalan yang masih membelit Lapangan Merdeka Medan,” ujar Razudin Sagala Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Minggu (21/06/2026).

Ia mengingatkan agar proses penyelesaiannya jangan berlarut-larut, mengingat masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian. Pernyataan tersebut memperkuat kritik publik terhadap lambannya penyelesaian proyek yang sejak awal dipromosikan sebagai wajah baru Kota Medan. Hingga kini, masih muncul berbagai keluhan mengenai kondisi fasilitas maupun penyempurnaan kawasan pasca revitalisasi.

“Di sisi lain, Pemerintah Kota Medan sebelumnya menyatakan berkomitmen menuntaskan seluruh pekerjaan pada tahun ini. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut target pemerintah adalah agar Lapangan Merdeka Medan dapat segera dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat setelah seluruh pembenahan selesai,” katanya, Minggu (21/06/2026).

Namun, berbagai pertanyaan masih mengemuka. Mengapa proses penyelesaian membutuhkan waktu yang panjang.?. Apa saja kendala yang menyebabkan fasilitas belum dapat berfungsi secara optimal.?.

“Sejauh mana pengawasan terhadap pelaksanaan proyek dilakukan agar kualitas pekerjaan sesuai dengan perencanaan.?. Sebagai salah satu kawasan bersejarah dan ruang terbuka publik paling penting di Kota Medan, Lapangan Merdeka Medan seharusnya menjadi simbol keberhasilan pembangunan perkotaan, bukan justru terus menjadi objek kritik akibat penyelesaian yang berkepanjangan,” tutup Razudin Sagala, Minggu (21/06/2026).

Kini, publik menunggu langkah konkret Pemerintah Kota Medan dibawah kepemimpinan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk menjawab kritik DPRD Kota Medan sekaligus membuktikan bahwa revitalisasi Lapangan Merdeka Medan benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi proyek yang terus menyisakan tanda tanya.(1kbr/inn0101)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *