Pidie|1Kabar.com
Sigli_ Peringatan Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang bertepatan dengan Khanduri Raya Uroe Lahè ke-515 Pidie berlangsung megah di Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli, Sabtu (19/09/2026).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Dinas Syariat Islam (DSI) dan PHBI ini menyajikan kekayaan kuliner khas Pidie, yakni Bu Kulah dalam tradisi hidang meukutop yang disambut antusias ribuan masyarakat.
Ketua Bidang Khanduri Raya, drh. H. Fazli, M.Si., yang juga Kadis Syariat Islam dan Ketua PHBI Pidie, menyebutkan seluruh hidangan merupakan sumbangan murni dari seluruh elemen pemerintahan.
“Semuanya murni sumbangan dari seluruh elemen pemerintah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekda, para Staf Ahli, Asisten, SKPK, Lembaga Keistimewaan, Kabag, Instansi Vertikal, hingga BUMN/BUMD. Kebersamaan ini luar biasa,” ujar Fazli.
Tak tanggung- tanggung, sebanyak lebih kurang 5.000 porsi nasi lengkap dengan lauk-pauk khas Pidie dibagikan kepada masyarakat yang hadir. Suasana makan bersama dalam tradisi meukutop menambah kehangatan dan kekhidmatan Maulid Akbar.
Selain kenduri rakyat, panitia juga menggelar aksi sosial sebagai wujud kepedulian. Baitul Mal Kabupaten Pidie menyalurkan santunan untuk 20 anak yatim masing-masing sebesar Rp3 juta ditambah kain sarung dari Dinas Sosial.
Kejutan lainnya datang dari pengusaha Pidie, Amad Tong, dengan iklas menyumbangkan hadiah umrah untuk 3 orang kalangan muda yang dinilai layak, di mana selama ini mereka aktif dalam menyiarkan syariat islam di Pidie.
“Kami atas nama panitia pelaksana mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyumbangkan hidangan maulid, pihak keamanan yang telah memberikan kenyamanan kegiatan ini, serta seluruh elemen yang mendukung suksesnya maulid akbar rangkaian perayaan Uroe Lahe ke-515 Pidie. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan tersebut,” ucap H. Fazli.
“Peringatan Maulid Akbar tahun ini tidak hanya menjadi syiar keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan dan gotong royong dalam membangun Pidie yang religius dan bermartabat,” imbuh H. Fazli.
Hadir Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar, Ketua DPRK Anwar Sastra Putra, S.H., bersama unsur Forkopimda, Sekda Drs. Samsul Azhar yang juga Ketua Panpel Uroe Lahe Pidie tahun 2026, para Staf Ahli, Asisten, Sekretaris Panpel, Teuku Iqbal, S.STP., M.Si.
Para Kepala SKPK, Pimpinan Instansi Vertikal, Sekretaris Disparekrafpora, Rahmat S.T , Kabag Prokopim Muhammad Irfan Islami, S.IP., M.M., Ketua Lembaga Keistimewaan Aceh, Tokoh Agama, Tokoh Seni dan Budaya, Anak Yatim/Piatu, serta masyarakat dari berbagai pelosok Pidie.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan begitu terasa. Antusiasme warga begitu tinggi. Tanpa sekat, Bupati, Forkopimda, dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan kenduri Maulid, saling berbagi dan mempererat silaturahmi.
“Uroe Lahè ke-515 Pidie tahun ini sangat meriah dibandingkan tahun lalu. Luar biasa. Warga tidak segan menjumpai saya untuk makan bareng bersama. Ini bukti nyata kebersamaan pemerintah dan masyarakat Pidie semakin kuat,” ujar H. Sarjani.
Tradisi Bu Kulah Hidang Meukeutop tidak sekadar makan bersama, namun menjadi simbol kuatnya nilai gotong royong dan persaudaraan yang terus dijaga di Bumi Pidie Mulia.
“Semoga Maulid Akbar ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Pidie selama 515 tahun, sekaligus memperkuat tekad bersama membangun Pidie yang rukun, religius, dan sejahtera,” ucap Bupati H. Sarjani.













