Progres 150 Meter..! Pembagunan Bronjong Bantaran Sungai Krueng Langsa telah Terealisasi Sesuai Spesifikasi Teknis.

Oplus_131072

Langsa:1Kabar.com

Pekerjaan pemasangan bronjong penahan tebing di bantaran sungai Krueng Langsa di Wilayah Gampong Jawa kecamatan Langsa Kota   Aceh dilaporkan telah terealisasi sepanjang 150 meter Sesuai Spesifikasi,Senin (12-10-2026).

“Menurut keterangan Rekanan Penanggung jawab,”Fuad, dilokasi Pekerjaan Menyampaikan kepada awak media,Pekerjaan Pemasangan bronjong yang berfungsi untuk mencegah abrasi dan luapan air sungai saat musim hujan tersebut terpantau telah selesai dikerjakan pada titik rawan longsor di Sungai Krueng Langsa Wilayah Gampong Jawa Kuburan Cina,

“Alhamdulillah, pekerjaan pemasangan bronjong sepanjang 150 meter sudah terealisasi dan tuntas. Kita kerjakan sesuai spek, kawat bronjong dan batu kali kita isi penuh dan padat agar kuat menahan gerusan air Sungai ketika meluap”ujar Fuad kepada media ini.

“Menurut Fuad, pembangunan bronjong ini sangat vital untuk menyelamatkan pada pemukiman Padat warga yang berada di bantaran sungai dari ancaman longsor dan abrasi, terutama saat debit air sungai meningkat di musim penghujan.

“Kita utamakan kualitas yang lebih baik Harapannya dengan adanya bronjong ini, bantaran sungai lebih aman dan warga tidak merasakan was-was lagi kalau air sungai besar dan meluap, warga juga dapat beristirahat dengan lebih nyaman,”Imbuh Fuad,

“Menurut keterangan Warga mengatakan, sebelum adanya dilakukan pemasangan bronjong pada bantaran di Gampong kami  bantaran sering mengalami pengikisan pada bantaran sungai bahkan sedikit saja air hujan turun kami sudah merasa tidak tenang,

“Dulu sering longsor, tanah warga habis terbawa air. Sekarang sudah aman setelah dipasang bronjong oleh Pak Fuad. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Aceh (Gubernur)yang sudah memberikan perhatian kepada kami yang tinggal pada bantaran sungai,”Kata Warga,

“Warga juga berharap Pemerintah Kota Langsa melalui dinas terkait dapat melanjutkan pembangunan bronjong di titik-titik lain yang masih rawan abrasi, mengingat intensitas hujan di wilayah Aceh khusus kota Langsa mulai meningkat.

“Dari pantauan warga di lapangan, susunan bronjong terlihat rapi dan kokoh membentang sepanjang 150 meter di titik rawan. Warga setempat pun mengapresiasi pekerjaan tersebut dan berharap pemerintah dapat melanjutkan ke titik lain yang belum tertangani sehingga warga tidak merasa khawatir lagi,”imbuh nya, Penulis……(Eko).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *