1kabar.com – Deli Serdang | Dua dari enam anak di Desa Percut berhasil keluar dari kategori stunting. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, meminta Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terus melakukan pendampingan dan pemantauan agar tumbuh kembang anak tetap terjaga.
“Anak-anak yang sudah keluar dari kategori stunting harus tetap dipantau. Jangan sampai karena tidak lagi mendapat perhatian, kondisinya kembali bermasalah,” ujar Jelita saat penyerahan hadiah Pelaksana Terbaik I dan II Desa Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PTP2WKSS) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 di Aula Kantor Camat Percut Sei Tuan, Jumat (23/10/2026).
Jelita meminta Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) aktif mendatangi rumah warga, khususnya keluarga dengan ibu hamil dan anak berisiko stunting. Pendampingan meliputi edukasi gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu.
Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan dengan memastikan ibu dan anak memperoleh asupan gizi yang cukup serta layanan kesehatan yang memadai.
“Kader harus turun langsung ke masyarakat. Dampingi ibu hamil, pasangan yang baru menikah, dan keluarga yang membutuhkan perhatian agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas menuju generasi emas 2045,” tegas Jelita.
Adapun penyerahan hadiah dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 100.3.3.2/662/KPTS/2026 tentang Pelaksana Terbaik Desa Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026.
Desa Percut meraih juara I dan Desa Cinta Damai meraih juara II sebagai pelaksana terbaik PTP2WKSS Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026.
Para pemenang menerima hadiah berupa mesin jahit, mesin bordir, mixer, blender, dan gilingan ampia untuk mendukung kegiatan PKK serta pengembangan usaha produktif masyarakat.
Jelita berharap hadiah tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan PKK dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Ia juga mengingatkan agar pendampingan masyarakat terus berlanjut setelah perlombaan selesai.(***)













