Makan Siang Hari Santri Nasional 2026 di Kantor Bupati Deli Serdang Berujung Petaka, 41 Santri Diduga Keracunan, Ikan Nila Berlendir Disorot

Teks Foto : Para Santri dan Santriwati mendapat perawatan di rumah sakit setelah mengkonsumsi keracunan makanan di Kantor Bupati Deli Serdang saat Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, pada Kamis (22/10/2026)/(Doks Foto/Istimewa/1kabar.com/Zulkarnain Lubis)

1kabar.com — Deli Serdang | Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Kantor Bupati Deli Serdang berujung petaka.

Sebanyak 41 Santri dan Santriwati yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap makan siang yang disediakan panitia.

Puluhan korban berasal dari dua pondok pesantren, yakni 32 Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Mazilah Darussalam dan 9 Santri Pondok Pesantren Daarul Syifa. Mereka harus dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis.

Pimpinan Pondok Pesantren Mazilah Darussalam, Ustad Dahrul Yusuf, mengungkapkan pihaknya bersama para Santri dan Santriwati berangkat menuju Kantor Bupati Deli Serdang sekitar pukul 06.00 WIB pagi, pada Kamis (22/10/2026), untuk mengikuti kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang diikuti sekitar 70 Pondok Pesantren se-Kabupaten Deli Serdang.

Sekitar pukul 12.00 WIB siang, panitia dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang membagikan makan siang kepada seluruh peserta. Saat itu tidak ada kejadian mencurigakan.

Namun, situasi berubah saat memasuki waktu petang.

“Sekitar waktu Magrib, sejumlah Santri dan Santriwati mulai mengeluhkan mulas dan kondisi tubuh tidak nyaman,” ujar Ustad Dahrul Yusuf saat dikonfirmasi 1kabar.com, pada Jumat (24/10/2026).

Kecurigaan baru muncul pada Jumat (23/10/2026) menjelang Subuh, ketika tidak ada satu pun Santri yang datang ke Masjid untuk Salat Subuh. Setelah dicek, puluhan Santri dan Santriwati terbaring lemas di Asrama.

Karena jumlahnya cukup banyak, 32 Santri dan Santriwati dibawa ke tiga rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Madani dan dua Rumah Sakit lainnya di kawasan Saentis.

•Pengurus Ponpes Lain Keluhkan Hal Serupa.

Ustadz Dahrul Yusuf kemudian mencari informasi melalui Group WhatsApp yang beranggotakan pengurus Pondok Pesantren se-Kabupaten Deli Serdang. Ia menanyakan apakah ada Pesantren lain yang mengalami hal serupa.

Tak lama, sejumlah Pengurus Ponpes lain membalas dan menyampaikan anak didik mereka juga mengalami keluhan yang sama.

Terpisah, Pimpinan Ponpes Daarul Syifa, Prof. Dr. Adil Akhyar, membenarkan 9 santrinya mengalami kejadian serupa.

“Iya, ada 9 orang dari Ponpes Daarul Syifa. Pertolongan pertama kami beri minum air kelapa, lalu dibawa ke Puskesmas,” ujar Prof. Dr. Adil Akhyar saat dikonfirmasi 1kabar.com, pada Jumat (24/10/2026).

•Ikan Nila Berlendir dan Berbau Jadi Sorotan.

Ustadz Dahrul Yusuf mengungkapkan kecurigaannya mengarah pada lauk ikan nila yang dibagikan dalam kotak makan siang tersebut. Menurutnya, ikan nila dalam kondisi berlendir dan sedikit mengeluarkan bau tidak sedap.

Kondisi tersebut menjadi dasar kecurigaan terhadap makanan yang dikonsumsi para santri sebelum mengalami keluhan. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

•Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Kemenag Kabupaten Deli Serdang Disebut Sudah Minta Maaf.

Perkembangan lain, Ustadz Dahrul Yusuf menyebut pihak Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deli Serdang telah datang ke pesantren untuk menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Namun, bentuk tanggung jawab yang dimaksud, termasuk penanganan biaya pengobatan dan evaluasi penyedia konsumsi, masih perlu diperjelas.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deli Serdang belum berhasil dikonfirmasi 1kabar.com terkait hasil penelusuran penyedia konsumsi dan langkah evaluasi.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penyediaan konsumsi dalam kegiatan yang melibatkan banyak peserta.(1kbr/ds/zul40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *