Didemo! Bupati Deli Serdang Dievakuasi Mobil Polisi, Warga Desa Perguroan : Padahal Kami Pendukung Mu di Pilkada

Teks Foto : Pelantikan 76 Kepala Desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Gelombang II Tahun 2026 di Graha Bineka Perkasa, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (25/06/2026) diwarnai aksi unjuk rasa ratusan warga Desa Perguroan, Kecamatan Bangun Purba/(Doks Foto/1kabar.com)

Deli Serdang | 1kabar.com

Pelantikan 76 Kepala Desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Gelombang II Tahun 2026 di Graha Bineka Perkasa, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (25/06/2026) diwarnai aksi unjuk rasa ratusan warga Desa Perguroan, Kecamatan Bangun Purba, Deli Serdang.

Massa aksi unjuk rasa yang menolak Pelantikan Kepala Desa Perguroan terpilih karena yang diduga terjadi kecurangan dalam proses pemilihan sempat mencoba mendekati Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, hingga memicu ketegangan dengan aparat keamanan.

Sejak pagi hari, massa aksi unjuk rasa telah memadati di kawasan depan Graha Bineka Perkasa, Kecamatan Lubuk Pakam sambil membawa berbagai tuntutan. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang membatalkan Pelantikan Kepala Desa Perguroan terpilih dan menggelar pemilihan ulang.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di tengah prosesi pelantikan itu sempat memanas. Massa aksi unjuk rasa yang berupaya mendekati lokasi acara dihadang Personel Polresta Deli Serdang dan Satpol PP Kabupaten Deli Serdang. Saling dorong antara demonstran dan petugas pun tidak dapat dihindari.

Situasi semakin tegang ketika sejumlah massa aksi unjuk rasa berusaha menerobos barikade pengamanan untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan. Namun upaya tersebut berhasil dicegah aparat yang berjaga disekitar lokasi.

Kericuhan sempat berlangsung beberapa saat sebelum akhirnya berhasil diredam oleh petugas kepolisian. Aparat kemudian mengendalikan situasi sehingga aksi tidak berkembang menjadi bentrokan yang lebih besar.

Pimpinan aksi unjuk rasa, Alwan Tarigan, menegaskan bahwa warga Desa Perguroan menolak hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Perguroan yang dinilai tidak berjalan secara jujur dan adil. Menurutnya, berbagai dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses pemilihan belum mendapat penyelesaian yang memuaskan.

“Kami tidak terima Bupati Deli Serdang melantik Kepala Desa Perguroan terpilih yang menurut kami menang melalui proses yang curang. Kami meminta pelantikan dibatalkan dan dilakukan pemilihan ulang agar masyarakat mendapatkan keadilan,” tegas Alwan Tarigan saat disela-sela aksi unjuk rasa, pada Kamis (25/06/2026).

Selain Alwan, sejumlah warga masyarakat yang mayoritas merupakan kaum perempuan juga menyampaikan kekecewaan mereka terhadap sikap pemerintah daerah yang tetap melaksanakan pelantikan meski penolakan dari masyarakat masih berlangsung.

“Kami datang dari kampung untuk mencari keadilan. Kami berharap Bupati mau mendengar aspirasi masyarakat, tetapi pelantikan tetap dilaksanakan. Kami sangat kecewa,” ujar Boru Barus, salah seorang peserta aksi unjuk rasa, pada Kamis (25/06/2026).

Meski mendapat penolakan dan demonstrasi dari warga Desa Perguroan, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan tetap melanjutkan agenda Pelantikan 76 Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Gelombang II Tahun 2026 di Graha Bhenika Perkasa, Kecamatan Lubuk Pakam.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian Polresta Deli Serdang dan Satpol PP Kabupaten Deli Serdang hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terkait tuntutan warga Desa Perguroan yang meminta Pembatalan Pelantikan dan Pelaksanaan Pemilihan Ulang Kepala Desa Perguroan.(1kbr/inn0101/ds/ac/nain-40)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *