Reses Tahap III di Desa Sekip, Indra Silaban Tegaskan Program Beasiswa Dr. Sofyan Tetap Berlanjut

Lubuk Pakam, 1kabar.com – Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi PDI Perjuangan, Indra Silaban, menegaskan program beasiswa yang digagas Anggota DPR RI Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Sofyan Tan, tetap berlanjut untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan hingga perguruan tinggi.

Komitmen tersebut disampaikan Indra Silaban saat melaksanakan kegiatan reses di Dusun Masjid II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus PAC dan ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Lubuk Pakam, Kepala Desa Sekip, para kepala dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader PDI Perjuangan, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Indra menjelaskan bahwa reses merupakan momentum bagi anggota legislatif untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna mendengarkan aspirasi, keluhan, dan kebutuhan warga. Sementara itu, sosialisasi lebih berfokus pada penyampaian informasi mengenai program kepada masyarakat.

“Reses ini untuk menampung aspirasi masyarakat. Kalau sosialisasi, kami memberikan informasi program. Jadi, hari ini kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga Desa Sekip,” ujarnya.

Beasiswa SD hingga Perguruan Tinggi Tetap Berlanjut

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan reses tersebut adalah keberlanjutan program beasiswa Dr. Sofyan Tan. Indra memastikan program bantuan pendidikan itu tetap menjadi salah satu upaya untuk membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan.

“Program kita tetap, itu program Dr. Sofyan. Programnya beasiswa SD, SMP, SMA hingga kuliah. Kita sudah merasakan bagaimana program beasiswa ini dijalankan di berbagai desa, termasuk di Desa Sekip,” ungkapnya.

Indra menyebutkan, pada tahun ini terdapat sekitar 50 mahasiswa dari Desa Sekip dan sekitarnya yang menerima bantuan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk dukungan agar keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan itu, Indra juga memaparkan besaran bantuan pendidikan, yakni Rp450 ribu untuk tingkat SD, Rp750 ribu untuk SMP, dan Rp1,8 juta untuk SMA. Sementara itu, bantuan untuk mahasiswa disebut mencapai hampir Rp100 juta.

“Tidak boleh lagi ada anak-anak yang tidak kuliah karena keterbatasan ekonomi orang tua,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan masyarakat.

Ajak Warga Manfaatkan Program Beasiswa

Indra mengajak masyarakat Desa Sekip, khususnya para orang tua yang memiliki anak berprestasi tetapi terkendala biaya pendidikan, agar aktif mencari informasi mengenai program beasiswa tersebut.

“Bagi warga Desa Sekip yang anaknya mau kuliah, bisa menghubungi perwakilan kita di sini, ada Bang Putra Nasution dan Bu Lia. Mari kita manfaatkan program ini,” katanya.

Ia berharap keberlanjutan program beasiswa tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi risiko anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Selain membahas program pendidikan, kegiatan reses itu juga menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan desa maupun persoalan lain yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyerapan aspirasi warga. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan perjuangan dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Tim)

Penulis: Aceng Editor: Fadly ,Msi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *